
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kekalahan Thailand dari Singapura pada leg kedua semifinal
Piala AFF 2026
mendapat respons berupa komentar soal jadwal dari pelatih Anthony Hudson.
Thailand tetap lolos ke final Piala AFF 2026 dengan keunggulan agregat 4-3 atas Singapura, namun kekalahan 1-2 dalam laga kandang di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8) menghadirkan beragam pertanyaan sekaligus komentar.
Hudson yang sebelumnya tak terkalahkan bersama Thailand dalam 10 pertandingan beruntun, sejak 22 Oktober 2025, mengalami kekalahan pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pelatih asal Amerika Serikat itu ada faktor kelelahan yang membuat skuad Gajah Perang bisa tumbang di kandang.
“Saya selalu ditanya tentang gaya bermain. Saya mungkin tidak akan membahas detail taktik. Namun dua pertandingan terakhir harus kami mainkan dalam waktu tiga hari, tidak termasuk waktu perjalanan,” terang Hudson dilansir dari
Siamsport
.
Menurutnya kondisi fisik pemain yang tidak optimal membuat masing-masing individu tidak bisa maksimal dalam bermain di lapangan.
“Kami punya banyak pemain baru. Harus menghadapi tim yang tampil bagus di babak penyisihan grup. Kondisi fisik masing-masing pemain belum mampu merespons sepenuhnya cara bermain yang kami rencanakan.”
“Tetapi pada akhirnya kami berhasil mencapai final. Kami harus bermain setiap tiga hari, padahal banyak pemain yang masih menjalani pramusim. Ini saatnya untuk membangun kebugaran. Jadi sangat sulit untuk bermain sepak bola seperti yang kami inginkan,” tukasnya.
Kini Thailand akan menunggu lawan yang akan dihadapi di final. Duel Vietnam vs Malaysia di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8) akan menentukan satu finalis lain di Piala AFF 2026. Dalam leg pertama di Kuala Lumpur, Vietnam menang 2-0.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(nva/jun)
Baca lagi: Kementan Klaim RI Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Baca lagi: Perjalanan Tolak Angin: Menjaga Tradisi, Tumbuh Mengikuti Zaman
Baca lagi: Kapal Bendera Tanzania Ditangkap di Bengkalis, Bawa Sabu Cair 1,6 Ton


