
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kurniawan Dwi Yulianto
menyebut skema bola mati atau
set piece
menjadi senjata
Timnas Indonesia U-17
untuk menghadapi Malaysia.
Indonesia U-17 dan Malaysia akan bertanding dalam Piala AFF U-17 2026 di Stadion Joko Samudro, Kamis (16/4). Indonesia ingin melanjutkan hegemoni dan Malaysia hendak bangkit.
Skema set piece, kata Kurniawan, dipersiapkan untuk merespons gaya bermain Malaysia yang diprediksi akan bertahan rapat. Ibarat pisau iris,
set piece
diharapkan bisa membuat lawan merana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
”
Depend on situation
lah, gitu kan, tapi kami sangat
concern
juga untuk masalah set piece karena kalau kita melihat Malaysia kan pakai lima [pemain] belakang,” kata Kurniawan.
“Jadi ada kemungkinan juga
set piece
itu salah satu senjata kita, senjata kita untuk
scoring
,” ucap mantan pelatih klub Malaysia, Sabah FC itu, usai latihan di Gelora 10 November, Rabu (15/4).
Kurniawan mengatakan, tim pelatih Indonesia U-17 juga sedang mematangkan aksi pemain dalam berbagai situasi bola mati. Mulai dari kick off, tendangan sudut, hingga lemparan ke dalam.
“Kita set up semua, baik
kick off
pertama, kemudian
corner kick
, kemudian termasuk
throw in
, kita buat dalam latihan,” ucap pria yang pernah membela klub Italia, Sampdoria ini.
Menurut Kurniawan, salah satu materi latihan yang dia tanamkan ke pemain adalah keaktifan para pemain bertahan dalam membantu penyerangan. Postur bek-bek Garuda Muda dianggap menunjang.
“Dalam latihan juga sering sekali pemain belakang kami bikin gol, karena memang secara postur mereka juga lebih tinggi, lebih besar,” ucap legenda hidup Persebaya ini menjelaskan.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(frd/abs)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kuala Lumpur Sabet Peringkat Kedua Kota Paling Berwarna di Dunia
Baca lagi: Tim Gabungan TNI hingga PMI Evakuasi Pengungsi Korban KKB di Sinak
Baca lagi: Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras



