Respons Ko Hee Jin usai Terseret Kasus Dugaan Pelecehan di Red Sparks

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Pelatih Daejeon JungKwanJang Red Sparks

Ko Hee Jin

mengatakan dirinya harus berhati-hati dalam berbicara karena masalah dugaan pelecehan seksual di mantan klub Megawati Hangestri Pertiwi ini masih diselidiki.

“Karena masalah ini sedang diselidiki secara cermat, saya tidak memiliki hal spesifik untuk dikatakan,” kata Ko Hee Jin dikutip dari

Naver

.

“Jika masalah ini benar-benar terungkap, hal itu pasti akan menimbulkan dampak dan beban yang signifikan tidak hanya bagi klub tetapi juga bagi seluruh komunitas bola voli,” ucap Ko Hee Jin menambahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pelatih Red Sparks, Ko Hee Jin, terus menjadi sorotan di Korea Selatan.

Pelatih yang sempat menangani Megawati Hangestri Pertiwi itu kini ikut diperiksa setelah diduga mengetahui insiden tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk melindungi korban.

Perkara ini bermula pada Januari 2026 saat Red Sparks menggelar acara makan malam resmi tim di sela jeda pertandingan All-Star V-League musim 2025/2026.

Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pelatih dan para pemain itu, seorang staf pelatih yang dalam laporan investigasi disebut sebagai Pelatih B diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu pemain voli putri.

Ko Hee Jin dipastikan berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil investigasi media Korea Selatan, posisi duduknya disebut berada tepat di seberang tempat terjadinya dugaan pelecehan tersebut.

Karena berada sangat dekat dengan lokasi insiden, muncul tuduhan bahwa Ko Hee Jin mengetahui apa yang terjadi, tetapi melakukan pembiaran atau tidak melakukan upaya untuk menghentikan tindakan tersebut maupun melindungi korban.

Meski demikian, dugaan pelecehan itu baru dilaporkan secara resmi beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban menyampaikan laporan kepada pihak klub.

Manajemen Red Sparks mengklaim langsung mengambil langkah internal setelah menerima pengaduan tersebut dan mulai memproses kasus sesuai prosedur yang berlaku.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(rhr/rhr/ptr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Sinopsis Doraemon: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil

Baca lagi: Identitas Pikap Pengadaan Kopdes Merah Putih yang Diduga Mark Up

Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: