
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Presiden FIFA
Gianni Infantino
menegaskan bahwa proposal yang memuat ide menjual saham kompetisi di bawah naungan FIFA termasuk
Piala Dunia
tidak akan dilanjutkan prosesnya.
Lewat akun instagram miliknya, Infantino mengumumkan pembatalan proposal tersebut. Infantino menyatakan keputusan ini diambil setelah mendengar berbagai pandangan dari berbagai pihak.
“Proyek FIFA Forward Enterprise bertujuan untuk memperkuat anggota FIFA dan juga olahraga di dunia global, terutama pada negara-negara yang masih butuh dukungan.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dan seperti telah dikatakan sebelumnya, hal ini bisa dilakukan bila mayoritas anggota asosiasi mendukung dan selalu melaluo proses konsultasi dengan mereka, Dewan FIFA, dan pemangku kepentingan lainnya,” tulis Infantino.
Lebih lanjut, Infantino mengakui bahwa ide ini menimbulkan friksi di antara negara-negara anggota FIFA. Karena itu FIFA memutuskan untuk tidak melanjutkan proposal ide penjualan saham Piala Dunia ini.
“Setelah mendengarkan semua pandangan yang ada, jelas bahwa proyek ini menimbulkan perpecahan [pendapat], terlepas dari dukungan yang ada, ini semua tidak lagi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal.”
“Tujuan kami selalu, dan akan selalu, untuk bersatu dan meningkatkan diri bersama-sama. Oleh karena itu, proposal ini tidak akan dilanjutkan,” tulis Infantino.
FIFA di bawah Infantino sempat melontarkan ide kontroversial dengan rencana penjualan saham ke pihak swasta. Infantino bahkan menetapkan deadline persetujuan dari negara anggota FIFA pada September.
Infantino mengiming-imingi dana bantuan pengembangan sepak bola sebesar US$40 juta untuk negara yang setuju dengan proposal ini.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr)
Baca lagi: Daftar Lengkap Pemenang Blue Dragon Series Awards 2026
Baca lagi: Richard Lee Protes Sidang Ditunda Imbas JPU Gagal Hadirkan Saksi
Baca lagi: IKD Kemendagri Raih Penghargaan Top Public Service Application


