Praktisi Olahraga Bagikan Kiat Pemulihan Atlet di Jadwal Super Mepet

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Praktisi Olahraga Prodi Doktoral Ilmu Keolahragaan UNS Surakarta, Sofie Imam Faizal membagikan kiat pemulihan atlet di tengah jadwal super mepet.

Sofie mengatakan, pemulihan fisik atlet punya kompleksitas tersendiri. Durasi dan program yang diberikan kepada atlet turut berpengaruh.

“Semua pasti kembali lagi bagaimana hak seorang pelatih untuk menyusun taktik dan kedalaman skuad. Itu memengaruhi tim dalam sebuah event.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pelatih harus kolaborasi dengan fisioterapis dan

masseur

untuk menyusun bagaimana pemain bisa kembali bugar meski bisa saja tidak memberikan performa sebaik di pertandingan sebelumnya,” kata Sofie kepada Mancing KuyIndonesia.com, Rabu (5/8).

Sofie menyampaikan, pemulihan fisik pemain akan berpengaruh dalam pemilihan skuad oleh pelatih kepala jelang pertandingan. Karenanya, di tengah turnamen pelatih fisik perlu koordinasi intens dengan pihak terkait sekaligus melaporkan kondisi spesifik setiap penggawa.

Istirahat jadi kunci mengembalikan kondisi pemain. Tidur delapan jam adalah syarat mutlak bagi atlet agar kembali prima di medan laga.

“Ada hubungannya dengan kualitas

recovery

yang pelatih fisik buat untuk menentukan pemain. Pertimbangan tim kepelatihan biasanya itu,” ujarnya.

“Pastinya recovery dibuat dengan kajian struktural,

sport

sciences

, dan banyak treatment. Karena ada aspek

neuromuscular

untuk

recovery

atlet. Selain itu yang utama adalah tidur sekitar delapan jam,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Sofie juga menuturkan catatan fisik pemain agar jadi perhatian. Detak jantung dan sistem saraf adalah dua sorotannya dalam melihat keadaan setiap individu di lapangan.

“Kemudian juga harus dipantau detak jantungnya, fungsi sistem sarafnya seperti apa. Karena pemain pasti merasa ada nyeri atau kaku. Nutrisi juga penting karena dalam pemulihan perlu mengembalikan metabolisme tubuh atlet. Makanya makanan harus baik,” ucapnya.

“Kuncinya di istirahat dan pola makan bagus. Dengan itu, aspek seperti detak jantung dan lainnya akan normal kembali kalau ditambah dengan aktivitas ringan selama masa pemulihan,” ia menambahkan.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(ikw/ptr)

Baca lagi: Ternyata Makanan Tradisional Sudah Terapkan Prinsip Gizi Modern

Baca lagi: Perang AS-Iran, Irak Masih Bisa Ekspor Minyak 30 Juta Barel via Hormuz

Baca lagi: DPR Desak Kemenkes Turun Tangan Tertibkan Dokter Cibir Pasien BPJS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: