
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pesilat cilik putri asal Papua, Gauri kembali menginjakkan kakinya di Jakarta dengan ambisi besar meraih prestasi terbaik di Kejuaraan
Pencak Silat
Tingkat Nasional Piala Presiden 2026.
Atlet yang baru menduduki bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) ini datang jauh-jauh dari Timika demi memburu medali emas keduanya dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 yang digelar di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.
Siswa SD Inpres Kwamki II Timika tersebut dijadwalkan turun di kategori tanding kelas prestasi pada Jumat (26/6). Meski baru pertama kali bertanding di hari kedua kejuaraan karena jadwal yang padat, Gauri mengaku tidak gentar dan langsung membidik podium tertinggi di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mau juara satu lagi. Targetnya bawa pulang medali emas,” kata Gauri saat ditemui
Mancing KuyIndonesia.com
.
Bakat bertarung bocah berusia belia ini terbilang luar biasa. Pasalnya, Gauri baru saja menggeluti olahraga bela diri Nusantara ini dan langsung menorehkan prestasi gemilang pada debut turnamennya tahun lalu.
Mewakili sekolah lamanya di Jayapura, ia sukses menyabet juara pertama di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada Agustus 2025.
Sang ibu, Elis, menceritakan bahwa putri keduanya itu memang memiliki keaktifan yang sangat tinggi dan mental bertarung yang kuat.
Dukungan penuh pun diberikan orang tua melihat semangat juang Gauri yang begitu menggebu-gebu sejak awal latihan di perguruan silatnya di Timika.
“Mungkin yang pertama dari semangatnya anak ini kita dukung sampai dengan dia sering latihan, sparring, terus bagus. Ternyata diikutkan lomba ke Ciracas masuk, juga bagus, mentalnya juga sudah bagus,” ujar Elis.
Untuk mencapai Jakarta, perjalanan yang harus ditempuh Gauri dan keluarganya tidaklah mudah. Didukung penuh secara akomodasi oleh pihak sekolah, mereka harus melintasi rute penerbangan panjang yang melelahkan dan transit berkali-kali dari Timika, Jayapura, Merauke, Makassar, hingga akhirnya mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Elis berharap kejuaraan berskala besar yang diinisiasi oleh Mancing Kuy Indonesia bersama PB IPSI ini dapat melahirkan talenta-talenta muda yang bisa mengharumkan nama bangsa kelak.
Turnamen yang diikuti sekitar 2.000 pesilat ini sendiri berlangsung selama empat hari sejak 25 hingga 28 Juni 2026.
“Harapannya ya pasti buat yang terbaik. Harapan kami dari lewat pertandingan di Piala Presiden ini mungkin bisa menyaring nanti atlet-atlet yang terbaik. Dari bibit-bibit yang unggul mungkin nanti dipilih lewat ajang ini ke tingkat internasional,” tutup Elis dalam pernyataannya.
Bagi para pecinta pencak silat, kalian dapat datang langsung ke Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur. Tetapi, bagi yang belum berkesempatan hadir ke arena pertandingan, dapat mengunjungi Youtube Mancing Kuy Indonesia.
[Gambas:Youtube]
(afk/wiw)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: KSP Dudung Jenguk YTR, Sampaikan Pesan Prabowo
Baca lagi: Jejak Aparat di Pusaran Bisnis Narkoba
Baca lagi: Sinopsis Ghostbuster: Afterlife, Bioskop Trans TV 25 Juni 2026



