Menunggu Gebrakan Maroko dengan 19 Pemain Kelahiran Luar Negeri

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Maroko tampil di

Piala Dunia 2026

dengan mayoritas pemain lahir di luar negeri, termasuk Belanda, Prancis, dan Spanyol.

Pertandingan Belanda vs Maroko dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita lain, yakni soal kewarganegaraan.

Sama seperti Timnas Indonesia, ada pemain-pemain Maroko yang lahir di Belanda. Dilansir dari Diario AS, anggota skuad Maroko di Piala Dunia saat ini yang lahir di Belanda adalah Sofyan Amrabat, Noussair Mazraoui, dan Anass Salah-Eddine.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain tiga pemain itu ada pula enam pemain kelahiran Spanyol, di antaranya adalah Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Ismael Saibari, dan Chadi Riad.

Ada pula enam pemain di kubu Singa Atlas yang lahir di Prancis seperti Issa Diop, Ayyoub Bouaddi, dan Gessime Yassine.

Sementara yang lahir di Belgia ada tiga pemain yaitu Bilal El Khannouss, Chemsdine Talbi, dan Zakaria El Ouahdi.

Satu-satunya pemain kelahiran luar negeri non-Eropa di kubu Maroko adalah kiper Yassine Bounou yang dilahirkan di Kanada.

Dalam pertandingan melawan Brasil pada fase grup, Maroko mencatatkan rekor sebagai negara pertama yang seluruh pemain intinya merupakan kelahiran luar negeri.

Jumlah pemain kelahiran luar negeri yang melimpah merupakan hasil dari migrasi orang-orang Maroko yang merantau di Eropa. Skala besar perpindahan orang Maroko ke Eropa terjadi pada 1960.

Prancis, Belgia, dan Belanda menjadi destinasi lantaran negara-negara tersebut merekrut orang Maroko untuk mengisi kekurangan tenaga kerja selama ledakan ekonomi pascaperang.

Spanyol kemudian menjadi tujuan utama lainnya karena alasan kedekatan geografis, dan pertumbuhan ekonomi.

Banyak orang-orang Maroko yang tinggal di luar negeri kini merupakan generasi kedua atau ketiga. Mereka tetap mempertahankan identitas atau budaya negara asal sehingga banyak anak yang memiliki kewarganegaraan ganda. Hal itu membuat Maroko bisa merekrut pemain-pemain kelahiran luar negeri.

Federasi Sepak Bola Maroko merupakan salah satu yang sukses menjaring pemain-pemain diaspora dan mengidentifikasi pemain berkewarganegaraan ganda.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(nva/sry)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Polda Metro Jaya Siapkan Jawaban untuk Gugatan Praperadilan Roy Suryo

Baca lagi: Dokter Icha Sempat Curhat ke Kolega: Saya Panik, Dibentak-bentak

Baca lagi: Piala Dunia: Jerman vs Paraguay Imbang, Laga Lanjut ke Extra Time

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: