
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Striker sekaligus kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, menyampaikan kekecewaan usai kekalahan dari Spanyol di semifinal
Piala Dunia 2026
, Rabu (15/7) dini hari WIB.
Prancis kalah 0-2 dari Spanyol dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat. Dua gol
La Roja
lahir lewat penalti Mikel Oyarzabal dan sepakan Pedro Porro.
Kekalahan ini membuat Mbappe frustrasi. Pasalnya, megabintang Real Madrid itu selalu memberi berkontribusi dalam enam pertandingan terakhir
Les Bleus
hingga perempat final. Kini, catatan positif tersebut harus terhenti di semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mbappe mengakui kualitas Spanyol lebih baik dalam mengendalikan permainan. Dia juga menyoroti gaya main Prancis yang sering melakukan kesalahan teknis.
“Kami tidak memainkan permainan yang kami inginkan, baik secara taktik, teknik, maupun level keseluruhan yang kami tunjukkan. Ketika Anda tidak melakukan apa yang harus Anda lakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang,” kata Mbappe, seperti dilansir dari
AS
.
“Spanyol tetap berpegang pada rencana permainan mereka, yang merupakan ciri khas mereka: tim yang suka mengontrol penguasaan bola dan mendikte tempo permainan,” tambah pemain berusia 27 tahun itu.
Kekalahan ini sekaligus mengubur mimpi Mbappe untuk mengulang kejayaan 2018 silam. Eks penggawa Paris-Saint Germain (PSG) itu pernah mengangkat trofi Piala Dunia di Rusia, delapan tahun lalu.
Mbappe bahkan nyaris
back-to-back
kala tembus final di Piala Dunia 2022, tetapi harus tumbang di tangan Argentina. Saat ini kegagalan kembali menyelimuti Prancis yang dipastikan gagal melaju ke partai puncak.
“Seperti semua orang, ada banyak kekecewaan. Merupakan mimpi bagi kami untuk mencapai final, memberi negara kami kesempatan ini untuk bermimpi, untuk membuat sejarah. Sekarang ini adalah sesuatu yang harus kami hadapi dengan kepala tegak,” ujarnya.
“Ada kekecewaan yang sangat besar; saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Kami harus pulih, berlibur, dan melanjutkan hidup. Sepak bola tidak menunggu siapa pun. Hal-hal lain akan terjadi di tingkat klub dan tim nasional,” tutup Mbappe.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(afk/wiw)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Polisi Serahkan Lagi Barbuk Kasus Febrie ke Kejagung, Ada Bingkai Foto
Baca lagi: Inggris vs Argentina: Duel ‘Tangan Tuhan’ Messi vs ‘Kaki Dewa’ Kane
Baca lagi: Alwi Farhan Jaga Ambisi Raih Gelar Pertama BWF 750 di Japan Open 2026


