
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Dunia balap motor Malaysia sedang berduka. Pembalap muda
Farres Putra Mohd Fadhill
meninggal dunia pada usia 18 tahun setelah mengalami kecelakaan tragis saat mengikuti ajang Malaysian Cub Prix Championship 2026. Berikut kronologinya.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (29/8) sore sekitar pukul 16.35 waktu setempat di Sirkuit Gong Badak Motorsport, Terengganu, Malaysia.
Farres yang membela tim CKJ Racing turun di kelas utama CP150 dengan menggunakan motor bernomor 33. Balapan baru saja dimulai ketika kecelakaan terjadi pada lap pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki tikungan 3, motor yang dikendarai Farres terlibat senggolan dengan dua pembalap lainnya. Benturan tersebut membuat Farres kehilangan kendali atas motornya.
Dalam kondisi melaju dengan kecepatan tinggi, Farres kemudian menghantam pagar pembatas sirkuit. Dua pembalap lain yang terlibat dalam insiden tersebut juga terjatuh dan mengalami cedera.
Petugas medis yang berada di sirkuit langsung memberikan pertolongan kepada para pembalap. Farres kemudian segera dilarikan menggunakan ambulans menuju Unit Gawat Darurat (UGD) Hospital Sultanah Nur Zahirah (HSNZ), Kuala Terengganu.
Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, nyawa Farres tidak berhasil diselamatkan. Pembalap asal Selangor tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Kabar duka tersebut kemudian disampaikan oleh CKJ Racing melalui pernyataan di media sosial. CKJ Racing menggambarkan Farres bukan hanya sebagai seorang pembalap, tetapi juga sebagai teman dan bagian dari keluarga besar mereka.
“Dengan berat hati, kami ingin memberitahukan bahwa almarhum Farres Putra Mohd Fadhil telah meninggalkan kita hari ini. Hari ini, kita tidak hanya kehilangan seorang pembalap, tetapi juga seorang teman dan bagian dari keluarga tim kita,” bunyi pernyataan tersebut dikutip dari
Sinar Harian
.
CKJ Racing juga menyampaikan apresiasi atas seluruh perjuangan, semangat, dan kenangan yang telah diberikan Farres selama bersama tim.
“Nama Anda akan terus terukir dalam perjalanan tim ini. Saya menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga almarhum dan semoga mereka diberi kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini,” katanya.
Tim tersebut juga mendoakan agar Allah SWT mengampuni seluruh kesalahan almarhum, mengasihani jiwanya, serta menempatkannya di antara hamba-hamba-Nya yang beriman.
“Selamat tinggal dan kami akan merindukanmu, Farres. Al-Fatihah,” bunyi pernyataan itu.
(rhr)
Baca lagi: Sudah Gajian, Yuk Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%
Baca lagi: 10 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Jambi
Baca lagi: Gus Hans Minta AHWA Objektif Pilih Calon Ketum PBNU

