
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pelatih Red Sparks,
Ko Hee Jin
, terus menjadi sorotan di Korea Selatan. Berikut kronologinya.
Ko Hee Jin ikut diperiksa setelah diduga mengetahui insiden tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk melindungi korban.
Perkara ini bermula pada Januari 2026 saat Red Sparks menggelar acara makan malam resmi tim di sela jeda pertandingan All-Star V-League musim 2025-2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pelatih dan para pemain itu, seorang oknum staf pelatih Red Sparks yang dalam laporan investigasi disebut sebagai ‘Pelatih B’ diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu pemain voli putri.
Ko Hee Jin dipastikan berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil investigasi media Korea Selatan, yang dilansir
Naver
, posisi duduk Ko Hee Jin disebut berada tepat di seberang tempat terjadinya dugaan pelecehan tersebut.
Karena berada sangat dekat dengan lokasi insiden, muncul tuduhan bahwa Ko Hee Jin mengetahui apa yang terjadi, tetapi tidak melakukan upaya untuk menghentikan tindakan tersebut maupun melindungi korban.
Meski demikian, dugaan pelecehan itu baru dilaporkan secara resmi beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban menyampaikan laporan kepada pihak klub.
Manajemen Red Sparks mengklaim langsung mengambil langkah internal setelah menerima pengaduan tersebut dan mulai memproses kasus sesuai prosedur yang berlaku.
Kasus ini kemudian berkembang menjadi penyelidikan yang lebih luas. Pada Juli 2026, dugaan pelecehan tersebut mencuat ke publik dan kini ditangani oleh Pusat Etika Olahraga Korea bersama kepolisian setempat.
Apabila nantinya Ko Hee Jin terbukti mengetahui atau menutupi kasus tersebut, maka sang pelatih berpotensi mendapatkan sanksi berat. Pasalnya, Regulasi Federasi Bola Voli Korea (KOVO) secara tegas melarang setiap pihak di lingkungan olahraga membantu, membiarkan, atau menutupi kasus kekerasan maupun pelecehan seksual.
Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung dan belum ada keputusan akhir mengenai keterlibatan Ko Hee Jin dalam kasus yang mengguncang mantan klub Megawati Hangestri tersebut.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(rhr/rhr/ptr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Tito Usul Pembatasan Biaya Kampanye Buntut Rentetan OTT Kepala Daerah
Baca lagi: 4.132 Aparat Gabungan Diterjunkan Kawal Demo Mahasiswa di Monas
Baca lagi: The Rose Konser ROSETOPIA di Jakarta 23 Oktober 2026
