
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Paolo Maldini
baru saja ditunjuk sebagai Direktur Teknik timnas Italia oleh FIGC. Namun baru beberapa saat, Maldini disebut sudah mundur dari posisi tersebut.
Italia yang sudah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia coba melakukan perubahan besar-besaran agar tak terus terjebak dalam kegagalan. Maldini, legenda timnas Italia, ditunjuk sebagai Direktur Teknik.
Tugas Direktur Teknik adalah membentuk struktur tim nasional Italia, termasuk pemilihan calon pelatih. Maldini juga bertugas untuk memantau pemain-pemain muda Italia. Sebagai pendamping, FIGC menunjuk Leonardo sebagai penasihat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Maldini membawa aura segar. Optimisme bermunculan. Terlebih, mencuat nama Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti sebagai calon pelatih timnas Italia.
Namun ternyata, dua nama tenar itu menolak tawaran dari Maldini. Hal itu yang kemudian membuat Maldini mencari nama pengganti dan muncul nama Andrea Pirlo.
Sebagai pelatih, Pirlo belum punya rekam jejak mentereng seperti halnya saat ia aktif jadi pemain. Prestasi terbaiknya hanya membawa Juventus jadi juara Coppa Italia dan Supercoppa Italia.
Pengajuan Pirlo mendapat penolakan Presiden FIGC Giovanni Malago. Alasannya, dikutip dari
Football Italia
, Pirlo jadi brand ambassador untuk rumah judi.
Malago menolak pengajuan itu dan Maldini juga bersikeras untuk tetap memilih nama Pirlo. Ketidaksepakatan ini kemudian dikabarkan berujung pada pilihan untuk mengundurkan diri dari Maldini dan Leonardo. Maldini merasa wewenangnya sebagai Direktur Teknik tidak benar-benar 100 persen ada pada dirinya.
Setelah Maldini mundur, Malago dikabarkan bakal menunjuk Roberto Mancini. Selain itu, ia juga akan memilih Giorgio Chiellini sebagai Direktur Teknik.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr/jun)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Detik-detik Mencekam Gunung Es Raksasa di Greenland Terbalik
Baca lagi: Danantara Siapkan Skema Jual Rumah BUMN yang Tak Laku-laku
Baca lagi: Alphard di HI Pakai Pelat Nomor Palsu, Polda Jabar Minta Maaf


