
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kejuaraan Pencak Silat Nasional Piala Presiden 2026 siap digelar selama empat hari berturut-turut, pada 25-28 Juni di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Ajang ini menjadi panggung besar bagi para pesilat muda dari penjuru negeri untuk memperebutkan piala tertinggi. Tiga kategori utama diperlombakan, yaitu Pemasalan, Tanding, dan Seni, juga dapat diikuti oleh kelompok usia sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Turnamen kali ini sepenuhnya menerapkan sistem penilaian digital, menempatkan olahraga tradisional ini ke level yang setara dengan Olimpiade.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan sistem digital diyakini melengkapi pengalaman menjadi saksi Kejuaraan Pencak Silat Nasional Piala Presiden 2026, karena nilai transparansi dan kejujurannya.
Setiap pukulan, tendangan, atau bantingan yang masuk akan langsung tercatat dan terpampang di layar digital arena saat itu juga. Sehingga, penonton bisa ikut menghitung poin secara langsung tanpa berspekulasi.
Kemudian, sensor dan sistem digital meminimalisir kesalahan manusia (human error) dari para juri. Hasil pertandingan pun menjadi jauh lebih adil, objektif, dan sah. Adapun proses rekapitulasi nilai yang cepat membuat jeda antar-babak menjadi lebih singkat, sehingga laga berjalan lebih dinamis, padat, dan tidak membosankan untuk ditonton.
Informasi Kategori dan Pendaftaran
Berikut informasi tentang kategori Kejuaraan Pencak Silat Nasional Piala Presiden 2026 dan pendaftarannya:
Kategori Pemasalan (SD, SMP, SMA/SMK):
Tanding dan Tunggal: Rp350.000
Kategori Prestasi (SD Kelas 4-6 / Usia Dini II, SMP, SMA/SMK):
Tanding dan Tunggal: Rp350.000
Ganda: Rp450.000
Beregu: Rp600.000
Manfaatkan momen ini untuk mendukung perkembangan ajang olahraga asli Indonesia, datang langsung ke Padepokan Pencak Silat TMII, dan jadi saksi Kejuaraan Pencak Silat Nasional Piala Presiden 2026.
(rea/rir)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Baca lagi: NASA Uji Bola Piala Dunia 2026 di Luar Angkasa, Apa Hasilnya?
Baca lagi: Menkes: Anggaran Imunisasi 2026 Kurang Rp1 Triliun Imbas Pemotongan
Baca lagi: Diadukan Ruben ke KPAI, Sarwendah Siap Bantah Pakai Bukti


