
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia 2026
akan digelar 25-28 Juni di Jakarta. Segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi!
Mancing Kuy Indonesia telah sukses menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia Tingkat Nasional Piala Menpora 2025 yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Tahun ini, Mancing Kuy Indonesia kembali bekerja sama dengan PB IPSIĀ untuk menggelar Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia Tingkat Nasional 2026 pada 25-28 Juni mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh rangkaian Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia Tingkat Nasional 2026 akan dilangsungkan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.
Kejuaraan pencak silat ini akan menggelar tiga kategori, yakni Pemasalan, Tanding, dan Seni yang bisa diikuti para atlet muda mulai Sekolah Dasar (SD), SMP, dan SMA/SMK.
Para pesilat pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK di seluruh nusantara dipersilakan mendaftar. Siapkan mental, fisik, dan teknik terbaik untuk berlaga di Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia Tingkat Nasional.
Turnamen ini merupakan panggung pembuktian menuju prestasi berkelas. Hasil pertandingan akan menggunakan sistem digital untuk memastikan laga berjalan transparan, akurat, dan adil bagi para atlet muda.
Adapun biaya pendaftaran berkisar Rp350 ribu hingga Rp600 ribu tergantung dari masing-masing kategori. Persaingan ketat antar-atlet diprediksi terjadi di kejuaraan kali ini.
Oleh karena itu, daftarkan segera melalui laman resmi
di sini
. Pendaftaran bisa ditutup lebih awal jika kuota peserta sudah terpenuhi.
Biaya Pendaftaran Kejuaraan Pencak Silat Mancing Kuy Indonesia:
Pemasalan SD, SMP, SMA/SMK
-Kategori Tanding dan Tunggal: Rp350 ribu
Prestasi SD Kelas 4-6 (Usia Dini II), SMP, SMA/SMK
– Kategori Tanding dan Tunggal: Rp350 ribu
– Kategori Ganda: Rp450 ribu
– Kategori Begeru: Rp600 ribu
(jun/jun/abs)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Satu Keluarga di India Tewas Misterius, Diduga Makan Semangka Beracun
Baca lagi: Marc Marquez Sebut MotoGP Prancis Penuh Ketidakpastian
Baca lagi: Ade Armando Tanya JK: Apa yang Bisa Jadi Pelajaran dari Kasus Saya?



