Kata-kata Veddriq dan Desak Rita usai Raih Emas Kejuaraan Dunia

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita sangat bahagia meraih medali emas seri

Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026

, Sabtu (11/7).

“Saya sangat senang bisa memenangkan medali emas ini untuk negara saya dan tim saya. Dalam benak saya, saya selalu bilang mari lakukan yang terbaik,” kata Desak.

Bagi Desak, medali emas ini adalah yang kedua dalam seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026. Sebelumnya Desak meraih medali emas dalam seri Krakow, Polandia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara bagi Veddriq ini yang pertama pada 2026. Atlet 29 tahun ini terakhir kali meraih medali emas seri kejuaraan dunia pada 2023 di Amerika Serikat.

“Saya berasa sangat bersyukur. Apalagi ini medali emas pertama saya usai Olimpiade [2024]. Terima kasih atas dukungannya,” kata pemuda 29 tahun tersebut.

“Saya berusaha dengan maksimal dan ini adalah pencapaian yang nyata. Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini,” ucap atlet asal Kalimantan Selatan ini menjelaskan.

Desak meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Italia, Giulia Randi. Pada partai final, Desak menorehkan waktu 6,22 detik, sedangkan Randi terpaut 0,29 second.

Tak lama berselang, pada nomor punya giliran Veddriq meraih medali emas. Medali ini digapai peraih medali emas Olimpiade 2024 tersebut saat melawan sesama atlet Indonesia.

Pada babak final, Veddriq berhadapan dengan juniornya, Antasyafi Robby Al Hilmi. Catatan waktu Veddriq pada laga final adalah 4,89 detik dan Antasyafi terpaut 22 second.

Asisten Pelatih Speed, Fitriyani bersyukur dengan pencapaian ini. Ia menilai semua atlet tampil secara total walaupun tidak ada latihan khusus setelah dari Krakow, Polandia.

“Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada, para atlet mampu menampilkan yang terbaik. Mereka sudah tampil dengan maksimal dan mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia.”

“Kami sangat bangga akan pencapaian ini. Saya juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia yang senantiasa mendoakan kami,” kata Fitriyani.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(abs/jal)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Bedah Mitos dan Fakta Film Gonjiam dan 402 Rumah Sakit Angker Korea

Baca lagi: Wafat pada Usia 59 Tahun, Sosok Temon Bawa Tawa di Ruang Keluarga

Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: