
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Jorge Martin
membeberkan alasannya mengamuk di garasi Aprilia setelah alami kecelakaan di pertengahan balapan
MotoGP Catalunya 2026
, Minggu (17/5).
Insiden tersebut terjadi saat Martin berada di posisi kedua di belakang Acosta. Namun, tiba-tiba Martin ditabrak dari belakang oleh Raul Fernandez pada lap ke-13.
Kecelakaan tersebut membuat kedua pembalap terjatuh. Martin dinyatakan tak bisa melanjutkan balapan, sementara Fernandez diberi izin lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin lalu kembali ke garasi sembari bertepuk tangan dengan gestur sarkas kepada segenap kru tim Aprilia.
Beberapa kru kemudian mencoba menenangkan sambil menepuk-nepuk Martinator. Tapi tiba-tiba dia mengamuk hingga mendorong salah satu kru, Paolo Bonora.
“Saya memang punya potensi untuk meraih kemenangan, tapi begitulah balapan. Bagaimanapun, saya akan mengambil sisi positifnya, yaitu saya bisa cepat,” kata Martin dalam wawancara dengan MotoGP.com.
“Saya juga ingin mengatakan bahwa saya sangat kecewa saat masuk ke pit. Saya berusaha untuk tetap tenang selama balapan, tapi begitu saya masuk (garasi), ketegangan langsung terasa,” kata Martin menambahkan.
Martin mengaku sudah meminta maaf langsung ke manajer Aprilia Paolo Bonora yang didorongnya itu. Namun, ia belum sempat bertemu dengan Bonora.
“Saya pergi untuk meminta maaf kepada Paolo Bonora karena saya telah mendorongnya. Ini sama sekali tidak perlu,” ujar Martin.
“Saya sudah mencari di kantornya tetapi dia tidak ada di sana, jadi saya mau mencarinya sekarang,” ujar Martin menambahkan.
Gagal meraih poin di Catalunya amat merugikan bagi Martin. Kini Martin tertinggal 15 poin dari rekan setimnya yang berada di puncak klasemen, Marco Bezzecchi.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(jun/jun/sry)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Peringatan BMKG, Deret Daerah Ini Potensi Hujan Lebat 3 Hari ke Depan
Baca lagi: GPCI Ungkap Kronologi Israel Bajak-Culik Rombongan Kapal ke Gaza
Baca lagi: Tekan Tawuran, Pramono Resmikan Ring Tinju Kolong Fly Over Pasar Rebo



