
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pelatih
Manchester City
Pep Guardiola memberikan jawaban soal teka-teki masa depannya di The Citizens jelang final Piala FA.
Jelang final Piala FA antara Man City vs Chelsea, Guardiola diadang pertanyaan soal masa depan di Man City. Ia ditanya soal kemungkinan tampil bersama Man City untuk terakhir kalinya di Wembley.
“Tidak! Saya masih punya kontrak satu tahun tersisa,” ucap Guardiola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menjawab hal tersebut, Guardiola juga mengaku senang dengan kondisi media dan wartawan terus menebak-nebak kemungkinan ia berpindah kerja pada Agustus mendatang. Hal ini membuat spekulasi masa depan Guardiola diyakini belum menemui titik jelas.
Satu yang pasti, Guardiola mengaku perjalanannya bersama Man City sangat menyenangkan. Guardiola telah menghabiskan 10 tahun di Man City dan memenangkan banyak gelar.
“Jadi, 19 gelar dan bakal bertarung untuk gelar ke-20 dalam kurun waktu 10 tahun, sejujurnya, jelas itu bukan hal yang buruk,” tutur Guardiola seperti dikutip dari
Standard
.
“Mereka tahu bahwa mereka tidak perlu menunggu saya pergi untuk mengetahui bahwa saya benar-benar menyenangkan,” katanya menambahkan.
Guardiola lalu menekankan bahwa perjalanan karier pelatih tak ubahnya seperti pemain. Ketika ada hal-hal yang tidak lagi sejalan dengan keinginannya, wajar bila pelatih pergi.
“Seperti halnya pemain, bila tidak lagi merasa bahagia, hal yang perlu dilakukan adalah cukup mengetuk pintu ruangan direktur olahraga dan mencapai kesepakatan dengan klub lain. Apa lagi yang membuat orang itu memilih bertahan.”
“Sama halnya dengan staf di ruang ganti. Kalian harus terus mengikuti mimpi. Kalian tidak bisa menetap di zona nyaman. Kalian harus pergi [mengikuti mimpi] karena hidup sangat singkat,” ujar Guardiola.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Ketua Banggar DPR Sebut APBN 2026 Masih Aman dan Terkendali
Baca lagi: Puncak Haji, Jemaah RI Dihidangkan Menu Cita Rasa Nusantara
Baca lagi: Prabowo Soal Rupiah Anjlok: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok



