
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Sebanyak sembilan pertandingan akan berlangsung pada pekan pertama
Super League
2026/2027. Berikut jadwal pekan pertama Super League 2026/2027.
Kompetisi musim baru ini resmi diluncurkan pada Selasa (1/9). Pekan pertama akan dimulai pada Jumat (4/9). Arema FC menjadi salah satu tim yang akan tampil di laga pembuka dengan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pukul 15.30 WIB.
Pada malam harinya, Bali United akan menjamu PSS Sleman. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki Sabtu (5/9), terdapat empat pertandingan yang akan digelar. Bhayangkara FC menghadapi Persebaya Surabaya pada pukul 15.30 WIB.
Pada waktu yang sama, Persik Kediri akan meladeni Dewa United. Sementara itu, PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Persita Tangerang pada Sabtu sore.
Kemudian pada pukul 19.00 WIB, Borneo FC akan menghadapi Persija Jakarta. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang menarik perhatian karena menjadi debut Shin Tae Yong sebagai arsitek Macan Kemayoran.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Rangkaian pertandingan pekan pertama berlanjut pada Minggu (6/9). Java United akan menghadapi Garudayaksa FC pada pukul 15.30 WIB.
Pada malam harinya, Madura United dijadwalkan melawan Persijap Jepara. Di waktu yang sama, Persib Bandung akan menjamu PSM pada pukul 19.00 WIB.
Jadwal Pekan Pertama Super League 2026/2027
Jumat, 4 September 2026
15.30 WIB – Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
19.00 WIB – Bali United vs PSS Sleman
Sabtu, 5 September 2026
15.30 WIB – Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya
15.30 WIB – Persik Kediri vs Dewa United
15.30 WIB – PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang
19.00 WIB – Borneo FC vs Persija Jakarta
Minggu, 6 September 2026
15.30 WIB – Java United vs Garudayaksa FC
19.00 WIB – Madura United vs Persijap Jepara
19.00 WIB – Persib Bandung vs PSM
(rhr/rhr/jun)
Baca lagi: Daftar Fenomena Langit September, Hujan Meteor Hingga Harvest Moon
Baca lagi: Bukan Cuma Cuci Tangan, Ini Kebiasaan Sehat Anak di Sekolah
Baca lagi: Ketua Banggar DPR Soroti Target Indikator Makro dalam RUU APBN 2027


