Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Timnas Indonesia
berharap magis Stadion Pakansari saat melakoni pertandingan krusial melawan
Vietnam
di Piala AFF 2026, Senin (3/8).
Pertandingan ini bisa jadi salah satu yang terberat Indonesia di Grup A Piala AFF 2026. Pasalnya, Vietnam merupakan juara bertahan.
Berstatus sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia pantang kehilangan poin, apalagi kalah dalam laga ini. Mengingat tingginya gengsi partai tersebut, Indonesia wajib menang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menang bukan sekadar menjaga martabat, namun juga memastikan lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026. Saat ini Indonesia menempati posisi kedua klasemen Grup A dengan raihan 6 poin, Vietnam di tempat kedua dengan 4 poin.
Sementara Singapura yang memiliki 7 poin di posisi teratas. Karena itu kemenangan atas Vietnam bisa membuat Indonesia lolos ke semifinal.
Dengan asa menang dalam laga ini, Indonesia bisa berharap pada magis Stadion Pakansari. Pada 10 tahun lalu, Indonesia pernah menang atas Vietnam di Pakansari.
Momen tersebut terjadi dalam babak semifinal Piala AFF 2016 leg pertama. Ketika itu, Skuad Garuda dilatih mendiang Alfred Riedl.
Di Pakansari, Indonesia menang 2-1 atas Vietnam pada semifinal leg pertama Piala AFF 2026 berkat gol Hansamu Yama dan penalti Boaz Solossa. Sedangkan Vietnam membalas dengan penalti Nguyen Van Quyet.
Publik Indonesia berharap kemenangan kembali didapat Tim Merah Putih yang saat ini ditangani John Herdman. Kemenangan bakal melanjutkan tren positif Indonesia yang sudah menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste di babak grup Piala AFF 2026.
Sementara bagi Vietnam, jika kalah dari Indonesia maka akan menempatkan mereka di ujung tanduk. Pada laga sebelumnya Vietnam ditahan Singapura di kandang sendiri.
Apabila tetap memiliki 4 poin usai lawan Indonesia dan menyisakan satu laga lagi, Vietnam bisa head to head dengan Singapura untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(sry/nva)
Baca lagi: Menlu Iran-Saudi Saling Telepon saat Riyadh Mulai Ikut Perang AS
Baca lagi: ManageEngine Rilis Marketplace untuk Pengembang dan Mitra, Apa Isinya?
Baca lagi: BPJS Kesehatan Tegaskan Bot Telegram EDABU Bukan Kanal Resminya

