Herdman Beberkan Alasan Reposisi Diks dan Dony di Timnas Indonesia

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

John Herdman memaparkan alasan mengapa ia suka merepososi pemain di

Timnas Indonesia

, berbeda dengan perannya di klub.

Dalam tiga pertandingan Timnas Indonesia arahan Herdman, tidak semua pemain ditampilkan di posisi aslinya. Beberapa di antaranya Calvin Verdonk, Kevin DIks, dan Dony Tri Pamungkas.

Verdonk adalah bek sayap kiri, tetapi dimainkan sebagai gelandang, Diks seorang bek tengah yang dijadikan winger, dan Dony biasa main pada sisi kiri ditempatkan di sebelah kanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herdman mengakui bahwa dirinya ingin mendapatkan versi terbaik dari pemain. Ia tidak hanya coba-coba, tetapi menyempurnakan komposisi yang sedang dibangun.

“Kevin [Diks] salah satu pemain serba bisa. Dia bisa bermain di bek tengah kiri, bek tengah kanan, bek sayap kanan, pemain sayap kanan. Jadi saat ini dia berada di posisi yang kami rasa perlu kami isi.”

“Seperti Anda ketahui, kami memiliki banyak bek tengah mulai dari [Rizky] Ridho, Elkan [Baggott], Justin Hubner, Jay Idzes, hingga Mees Hilgers,” kata Herdman dalam jumpa pers menjelang laga.

Dalam pandangan Herdman, saat ini tim Merah Putih punya banyak pemain belakang berkualitas. Untuk itu bakat pemain coba dimaksimalkan dengan mereposisi sesuai strategi permainan.

“Kami memiliki begitu banyak bek tengah dan bek pertahanan, penting bagi mereka untuk memperluas repertoar pemain tertentu,” ucap pelatih asal Inggris ini menjelaskan.

“Jadi Kevin mungkin tidak bermain sebagai bek sayap di Bundesliga, tetapi di sini dia bisa menjadi salah satu bek sayap terbaik, itu realistis baginya,” kata Herdman sambil menyebut statistiknya bagus.

Soal Dony, Herdman menilai pemain Persija ini mengalami peningkatan performa yang signifikan. Karena itu pula eksplorasi atas kemampuan Dony dirasa perlu dilakukan.

“Dia mulai terbiasa dengan seragam internasional. Setiap kali dia memiliki kesempatan, dia masuk ke pertandingan dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu,” ucap Herdman.

“Saya terus berbicara tentang profil, saya sangat jelas tentang seperti apa profil untuk bek sayap, penyerang dalam, bek tengah melebar, bek tengah melebar hibrida, bek sayap hibrida.”

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(abs/jun)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Mulai 1 Juli, Registrasi SIM Card HP Wajib Verifikasi Wajah

Baca lagi: Hasil F1 GP Monaco: Antonelli, Bocah 19 Tahun Juara 5 Seri Beruntun

Baca lagi: Penusukan Sesama WNI di Jepang, KBRI Sebut Korban Pekerja Migran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: