
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pertemuan
Timnas Indonesia
dan Timor Leste di
Piala AFF
atau ASEAN Championship adalah sebuah situasi langka. Sekalinya terjadi skuad Lafaek hampir bikin tim Merah Putih gigit jari.
Ada perbedaan mencolok antara Timnas Indonesia dan Timor Leste di Piala AFF. Meski sama-sama belum pernah juara, kedua kesebelasan punya perbedaan dari segi jumlah tampil dalam kejuaraan antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Dari 16 edisi Piala AFF, Indonesia tidak pernah absen. Sementara Timor Leste baru lima kali tampil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam lima kali berlaga di Piala AFF, Timor Leste baru sekali jumpa Indonesia.
Pada Piala AFF 2018, Indonesia dan Timor Leste berada di Grup B. Kedua kesebelasan bersua di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Timor Leste membuat kejutan dalam laga tersebut dengan mencetak gol lebih dulu. Setelah babak pertama berakhir imbang tanpa gol, Rufino Gama membobol gawang Andritany Ardhyasa pada menit ke-48.
Timnas Indonesia kemudian bangkit di 30 menit terakhir. Alfath Fathier menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Kemudian Stefano Lilipaly membawa skuad Garuda berbalik memimpin pada menit ke-69. Sementara Beto Goncalves menjadi penegas kemenangan Indonesia pada menit ke-82.
Timnas Indonesia meraih hasil buruk pada Piala AFF 2018. Saat itu skuad yang ditangani Bima Sakti gagal melangkah ke semifinal lantaran hanya menduduki peringkat keempat di bawah Thailand, Filipina, dan Singapura.
Berselang delapan tahun dari pertemuan pertama, kedua kubu bakal berjumpa lagi di ajang yang sama. Timor Leste akan menjamu Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2026 di Chonburi, Thailand, Jumat (31/7).
Di Timnas Indonesia tak ada lagi nama-nama penggawa yang tersisa dari edisi Piala AFF 2018. Sedangkan di Timor Leste masih ada satu nama yang bertahan dari Piala AFF 2018 yakni Joao Pedro yang menghuni lini serang tim asuhan Ze Pedro.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(nva/abs)
Baca lagi: Negara Ini Ciptakan Hutan Raksasa yang Mengelilingi Kota-Kota Besar
Baca lagi: IIMS 2026 Siap Digelar, Dyandra Siapkan Strategi Baru & Tren Terkini
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III



