Hasil Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup: Indonesia Hajar Singapura 80-54

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Timnas bola basket Indonesia

mengawali perjuangannya di putaran pertama Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 dengan mengalahkan Singapura 80-54 di Arena Seremban, Malaysia, Jumat (28/8).

Mengutip Antara, Indonesia langsung mendapat perlawanan sengit dari Singapura pada awal pertandingan, ketika Zachary Jian-Kai Helzer membuka skor melalui tembakan dua angka. Namun, Dame Diagne segera menyamakan kedudukan dan menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda.

Setelah skor imbang, Indonesia mengambil kendali permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-6.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim yang dilatih David Singleton kemudian mempertahankan tekanan pada kuarter kedua, sehingga Singapura kesulitan mengembangkan permainan.

Indonesia menambah 22 poin pada kuarter kedua, sedangkan Singapura hanya mampu mencetak delapan angka. Keunggulan Indonesia pun semakin jauh dengan skor 40-14 guna menutup kuarter kedua.

Usai halftime, Singapura mulai memperbaiki performa dengan mencetak 14 poin. Tetapi Yudha Saputera dan kawan-kawan tetap mampu menjaga konsistensi, sehingga menambah 17 poin dan kembali menjauh 57-28.

Pada kuarter terakhir atau keempat, Singapura tampil lebih agresif dengan menghasilkan 26 poin, alias menjadi catatan terbanyak mereka dalam satu kuarter sepanjang pertandingan. Meski begitu, Tim Merah Putih tetap mampu merespons dengan tambahan 23 angka guna memastikan kemenangan 80-54.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

Yudha selaku guard menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan torehan 16 poin, satu rebound, dan tiga asis. Lalu Rio Disi menyusul dengan 15 poin, empat rebound, dan empat assis.

Kemenangan tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan dua poin. Indonesia tergabung bersama Singapura, Hong Kong, dan tuan rumah Malaysia dalam grup tersebut.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8) sebelum jumpa Malaysia sehari kemudian. Tim Garuda memiliki waktu sehari untuk melakukan pemulihan.

(jun/jun/rhr)

Baca lagi: Dukung Pelestarian, Pramono Kukuhkan Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Baca lagi: Sutradara dan Pemain Tak Mudah Garap Ulang The Intern ke Versi Korea

Baca lagi: Hasil Moto2 Aragon: Mario Aji Melonjak Kalahkan David Alonso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: