
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah takluk dari ganda nomor satu dunia Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping pada semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Arena, Sabtu (22/8).
Amri/Nita mengawali gim pertama dengan baik, dua poin beruntun. Sayangnya, Feng/Huang membalasnya dengan dua poin beruntun pula. Ini seperti pertanda laga akan berjalan ketat.
Dengan permainan yang solid, Amri/Nita lantas meraih tiga angka. Kedudukan menjadi 5-2. Saat Feng Huang mendekat, 5-4, Amri/Nita agak kehilangan stabilitas hingga imbang 6-6.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ganda China ini pun berbalik memimpin untuk pertama kalinya, 7-6. Kejar-kejaran poin pun tercipta, 7-7, 8-8, 9-9, dan 10-10. Feng/Huan lantas menguasai interval gim pertama, 11-10.
Selepas rehat sejenak, Amri/Nita berbalik unggul 13-11, namun tidak bertahan lama. Feng/Huan kembali menyamakan kedudukan dan berbalik memimpin.
Bahkan ganda campuran nomor satu dunia ini memperlebar jarak menjadi tiga poin, 16-13. Sebuah rally panjang, 37 pukulan, terjadi dan berujung poin bagi Amri/Nita, 16-15.
Dalam situasi kritik, kedua pasangan ini tampil penuh determinasi. Amri/Nita yang hampir kalah, 20-18, bangkit dan berbalik unggul 21-20, lantas menyudahi gim pertama dengan kemenangan 22-20.
Gim kedua langsung ketat dan sengit sejak awal permainan. Terutama Feng/Huan, sangat bernafsu menguasai gim kedua. Namun Amri/Nita memberi perlawan keras, 2-2 hingga 10-10.
Seperti gim pertama, Feng/Huang menguasai interval gim kedua dengan kedudukan sangat ketat, 11-10. Selesai jeda, Amri/Nita tertinggal tiga poin untuk pertama kalinya di gim kedua, 13-10.
Situasi ini dimanfaatkan Feng/Huan untuk tampil dengan intensitas makin tinggi. Empat poin beruntun diraih. Skor menjadi 18-11. Ganda China ini lantas menyudahi gim kedua dengan skor 21-14.
Pada awal gim penentuan, ketengan tampak menghiasi wajah kedua pasangan. Feng/Huang memulai gim ketiga dengan dua poin beruntun, disusul Amri/Nita dengan satu poin.
Ganda campuran berperingkat ke-20 dunia ini lantas menyamakan kedudukan 4-4. Kejar-kejaran poin, seperti gim pertama dan kedua, tak terelakkan 5-5 dan 6-6 hingga 9-9.
Sempet berbalik ugggl 10-9, Amri/Nita malah tertinggal 11-10 saat interval gim ketiga. Selepas jeda, Amri/NIta berbalik unggul 12-11 lewat kesalahan Feng/Huang.
Lagi, kejar-kejaran poin tercipta, 12-12, 13-13, dan 14-14. Setelah unggul 15-14, Amri/Nita diminta pelatih untuk menekan Feng, sebab Huang dianggap lebih kuat dalam posisi bertahan.
Dalam situasi kritis, 19-17 untuk keunggulan Feng/Huang, Amri/Nita berusaha keras mengekar ketertinggalan, kemudian menyamakan kedudukan menjadi 20-20.
Pada akhirnya langkah Amri/Nita terhenti pada babak semifinal setelah taklukn 20-22 di gim ketiga. Dengan ini tak ada wakil Indonesia pada partai final Kejuaraan Dunia BWF 2026.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(abs/ptr)
Baca lagi: Xpeng Recall X9 Masalah Suspensi Udara, Indonesia Masih Evaluasi
Baca lagi: Parlemen Iran Sahkan Aturan Larangan Wawancara dengan Media Asing
Baca lagi: Dinkes Papua Tengah Mulai Antisipasi Peningkatan ISPA Imbas Karhutla



