Hasil Grand Final Proliga: Megawati dan JPE Kalahkan Gresik Phonska

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Jakarta Pertamina Enduro

(JPE) yang diperkuat

Megawati Hangestri Pertiwi

mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam laga grand final

Proliga 2026

di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4) sore.

Gresik Phonska Plus berhasil menciptakan jarak dengan Jakarta Pertamina pada awal set pertama. Sempat ada selisih tiga poin ketika anak asuh Alessandro Lodi memimpin 9-6. JPE kemudian bisa menyamakan kedudukan menjadi 9-9 dan 10-10.

Setelah itu Phonska Plus yang dimotori Oleksandra Sasa Bytsenko bisa kembali memimpin dan JPE tidak bisa menyamakan kedudukan. Organisasi permainan Phonska yang membaik menuju poin-poin akhir membuat selisih melebar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari keunggulan 16-14, Gresik bisa mengakhiri set pertama dengan kemenangan 25-19.

Memasuki set kedua JPE langsung ‘

move

on

‘. Perbaikan performa langsung terasa dengan mengandalkan serangan-serangan dari Irina Voronkova. Saat Wilma Salas dan Megawati belum bisa maksimal, Voronkova berulang kali menjadi pendulang poin.

JPE pun bisa membukukan keunggulan 9-4. Gresik Phonska Plus mencoba merapatkan jarak, tetapi JPE tetap bisa menghasilkan poin.

Setelah skor 18-16, JPE bisa melesat menjauh dan memenangi set kedua dengan skor 25-19.

Performa apik JPE bertahan pada set ketiga. Sementara Gresik Phonska masih berusaha mencari cara kembali ke penampilan seperti pada set pertama.

Pada set ketiga, Salas dan Megawati mulai bisa menyokong poin Jakarta Pertamina sehingga tidak lagi bertumpu pada Voronkova. Jarak enam poin tercipta pada skor 10-4.

Anak asuh Bulent Karslioglu bisa meraih poin dalam laga yang cukup sengit dan kemudian menjauh. Setelah skor 16-9, JPE pun meraih poin-poin lanjutan dan menang 25-19 sekaligus berbalik memimpin 2-1.

Set keempat berlangsung lebih sengit karena dua kubu seperti bergantian meraih poin. JPE hanya unggul satu hingga dua poin dan kemudian skor imbang lagi pada kedudukan 10-10.

Gresik selalu gagal memanfaatkan kesempatan unggul. JPE unggul 16-15 pada technical time out kedua. GPPPI baru bisa unggul pada kedudukan 18-17, namun tidak lama. JPE bisa kembali memimpin dalam perolehan angka dan membuat selisih dua poin pada kedudukan 21-19.

Jarak satu hingga dua poin jadi pembeda dua kubu. Selisih terus terjaga hingga Salas melepaskan spike dan skor menjadi 24-21. Salas kembali menjadi pencetak poin kemenangan Enduro. Set ketiga berakhir dengan kemenangan JPE 25-21.

JPE pun memimpin 1-0 atas Gresik dalam grand final Proliga 2026. Selanjutnya kedua tim bakal kembali bertemu pada Sabtu (25/4).

JPE butuh satu kemenangan lagi untuk menjadi juara, sementara Gresik Phonska masih punya kans menjadi juara jika bisa menang dalam laga besok dan Minggu (26/4).

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(nva/abs)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kona EV Terbakar Diduga Baterai Overheat, Hyundai Indonesia Buka Suara

Baca lagi: Patroli Kapal Perang AS di Selat Malaka, Ini Respons Menlu RI

Baca lagi: Hasil FP1 MotoGP Spanyol: Di Giannantonio Tercepat, Marc Marquez ke-5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: