
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pembalap Indonesia
Veda Ega Pratama
finis di posisi ke-20 pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Jumat (28/8).
Dalam sesi tersebut, pembalap Red Bull KTM Ajo asal Spanyol Brian Uriarte sempat tampil dominan dan cukup lama berada di posisi teratas. Uriarte mencatatkan waktu tercepat 1 menit 58,830 detik.
Pada awal sesi, posisi kedua ditempati pembalap Argentina, Marco Morelli dengan selisih waktu 0,668 detik dari Uriarte. Sementara pembalap Leopard Racing asal Spanyol, Adrian Fernandez berada di posisi ketiga dengan gap 0,830 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Veda Ega sempat berada di posisi ke-22. Namun, pembalap Indonesia itu mampu memperbaiki catatan waktunya dan naik ke posisi ke-12 ketika FP1 menyisakan sekitar delapan menit. Setelah itu, posisi Veda kembali turun ke urutan ke-14.
Sementara itu, pembalap Malaysia, Hakim Danish yang sempat masuk 10 besar juga mengalami penurunan posisi hingga urutan ke-20 saat sesi menyisakan lima menit.
Memasuki lima menit terakhir, Uriarte masih memimpin catatan waktu tercepat. Namun, posisi kedua mengalami perubahan setelah ditempati David Almansa, sedangkan Guido Pini naik ke posisi ketiga.
Pada satu menit terakhir, Uriarte masih berada di posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 58,830 detik.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Hakim Danish kemudian berhasil naik ke posisi kesembilan, sementara Veda Ega kembali turun ke posisi ke-19. Namun, persaingan berubah pada detik-detik terakhir.
David Almansa berhasil mengalahkan catatan waktu Uriarte dengan torehan 1 menit 58,708 detik. Almansa pun mengakhiri FP1 sebagai pembalap tercepat.
Hakim Danish menyelesaikan sesi di posisi ke-11 dengan gap 0,781 detik dari Almansa. Sementara itu, Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 dengan selisih waktu 1,5 detik dari pembalap tercepat.
(rhr/rhr/abs)
Baca lagi: Menkomdigi Buka Suara Soal Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai
Baca lagi: Sutradara dan Pemain Tak Mudah Garap Ulang The Intern ke Versi Korea
Baca lagi: Menkomdigi Buka Suara Soal Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai


