
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Salah satu penasihat Presiden AS Donald Trump menuduh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer membahayakan nyawa karena ikut campur terkait jadwal
Piala Dunia 2026
.
Awalnya pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko versus Inggris di Stadion Azteca akan dimajukan waktu sepak mulanya karena ancaman badai petir.
Namun, rencana FIFA itu mendapat penolakan dari federasi sepak bola Inggris dan Meksiko. Dalam situasi tersebut Starmer juga ikut campur agar jadwal tidak diubah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui jalur diplomatik yang dimiliki, Starmer mengintervensi FIFA agar jangan mengubah jadwal pertandingan Meksiko versus Inggris. Intervensi ini membuat Gedung Putih berang.
Andrew Giuliani, 40 tahun, direktur eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, menilai intervensi Starmer sangat tidak pantas, sebab FIFA dan tuan rumah punya otoritas.
“Di babak 32 besar setelah pertandingan, tiga warga Meksiko meninggal dalam perayaan.Dan ada diskusi tentang memindahkan waktu pertandingan dari malam hari ke siang hari.”
“Sehingga risiko nyawa bagi warga Meksiko akan berkurang. Itu jauh lebih serius jika Anda benar-benar memikirkan konsekuensinya, konsekuensi potensialnya,” kata Giuliani, dilansir dari
Daily Mail
.
Namun pernyataan Giuliani ini mendapat sorotan tajam pula. Pasalnya AS, lewat Trump, juga mengintervsi aturan permainan FIFA terkait kartu merah Folarin Balogun.
Trump mengaku menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino terkait kartu merah tersebut. Akhirnya, lewat Komite Disiplin FIFA, larangan main Balogun ditunda selama setahun.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(abs/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pilot Bunuh Diri Lompat dari Pesawat Tinggalkan Murid
Baca lagi: Megawati Terima Gelar Kehormatan Tertinggi dari Pemerintah Timor Leste
Baca lagi: Purbaya Kaji Pencairan JHT Bebas Pajak yang Diusulkan Buruh


