FIFA Ungkap Tujuan ‘Hydration Break’, Bantah Cari Cuan Tambahan

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Presiden

FIFA

, Gianni Infantino menjelaskan tujuan

hydration break

atau jeda minum di tengah pertandingan

Piala Dunia 2026

.

Hydration break

jadi salah satu pembeda di Piala Dunia 2026. Ini kembali diterapkan setelah pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 2014.

Namun di Piala Dunia 2026,

hydration break

mengundang ragam komentar dari pelatih, pemain, hingga warganet. Gianni Infantino pun ikut buka suara karena jeda minum kerap dihubungkan dengan cara FIFA mencari untung atau cuan tambahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tidak ada pendapatan lebih untuk FIFA [dari hydration break] karena kesepakatan komersial sudah ditandatangani sebelum [Piala Dunia berlangsung]. Jadi ini bukan persoalan finansial, bagi kami ini urusan keolahragaan,” kata Infantino di situs FIFA.

Hydration break

dalam setiap pertandingan Piala Dunia 2026 dilakukan pada menit ke-22 dan ke-67. Setiap sesi berlangsung selama tiga menit. Jika situasi tertentu dibutuhkan, maka bisa ditambahkan di masa injury time pada setiap babak.

Infantino menegaskan, cuaca jadi alasan pihaknya memberlakukan ini. Sebab, Piala Dunia 2026 berlangsung di musim panas dengan kecenderungan suhu tinggi dan meningkatkan risiko dehidrasi.

“Alasan utamanya adalah cuaca panas. Kita juga perlu paham bahwa kompetisi seperti Piala Dunia berlangsung selama lebih dari 39 hari dan setiap tim berkesempatan bermain delapan kali dari 39 hari tersebut. Istirahat adalah faktor sangat penting,” ujarnya.

Pendapat berbeda disampaikan pelatih Inggris, Thomas Tuchel dengan kritikan. Menurutnya, hydration break bisa mengubah arah permainan secara drastis.

“Ini mengubah karakter setiap babak dengan signifikan karena [hydration break] memberi kesempatan tim untuk bersatu lagi,” ujarnya.

Sementara dalam laporan Wall Street Journals, tiga menit jeda minum dapat dimanfaatkan untuk ruang masuknya iklan dengan potensi pemasukan besar.

Pasalnya, FIFA diproyeksikan bisa meraup uang US$200 ribu untuk 30 detik iklan atau Rp3,5 miliar dan meningkat hingga US$750 ribu atau Rp13,4 miliar jika timnas Amerika Serikat bertanding.

“Jika setiap tiga menit

hydration break

di-kali dua untuk setiap laga dan di-kali lagi 104 total pertandingan maka ada 10,5 jam waktu untuk dimanfaatkan,” demikian laporan

Wall Street Journals

.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(ikw/dal)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: KWP dan BNI Salurkan 2.000 Paket Alat Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru

Baca lagi: PBB Tegaskan Gencatan Senjata Israel-Hezbollah Masih Berlaku

Baca lagi: Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: