
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Cesc Fabregas
membeberkan kunci keberhasilan
Como
lolos ke
Liga Champions
untuk kali pertama dalam sejarah klub.
Como dipastikan mentas ke Liuga Champions musim depan setelah mengamankan kemenangan 4-1 atas Cremonese, Minggu (24/5).
Keberhasilan Como lolos ke Eropa tak lepas dari peran vital Fabregas. Kejeliannya melakukan pergantian dan mendongkrak mental pemain jadi kunci.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sepanjang hidup saya, bahkan ketika melakukan pergantian pemain, saya selalu punya perasaan terhadap sesuatu. Sehari sebelum melawan Parma, saya merasa dengan meraih dua kemenangan kami akan berada di Liga Champions,” kata Fabregas dikutip dari Football Italia.
“Saya menunjukkan sebuah video kepada para pemain tentang pembalap sepeda yang berada di posisi keenam, lalu dia mengayuh lebih cepat di sprint terakhir dan memenangkan balapan. Itulah yang kami lakukan musim ini,” ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui Como sempat mengalami kemudian setelah menelan dua kekalahan dan hasil imbang melawan Udinese. Namun, ia tetap percaya diri skuad arahannya mampu bangkit dan memenangkan persaingan.
“Ini pencapaian luar biasa karena cara kami melakukannya. Tim ini dipenuhi pemain muda. Kami memiliki 15 pemain yang semuanya berusia 23 tahun. Jadi, ini adalah mahakarya seluruh tim. Mereka mau mendengar, selalu ingin berbuat lebih, meningkatkan standar di waktu yang tepat.”
Meski banjir pujian, Fabregas menegaskan pencapaian luar biasa Como bisa terjadi karena kerja keras para pemain.
“Saya hanya bisa memberi hormat kepada para pemain karena kami para pelatih hanya mencoba memberi dorongan, pilihan, dan memberi tahu di mana kekurangannya. Tetapi merekalah yang melakukan semuanya di lapangan. Saya sangat bahagia untuk warga Como, mereka pantas mendapatkan kegembiraan ini,” tutur mantan pemain Barcelona dan Arsenal itu.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Apakah SIM Indonesia Berlaku Internasional?
Baca lagi: Operasi Katarak Kini Bisa Disesuaikan dengan Gaya Hidup
Baca lagi: Kemendagri Catat 138 Pemda Terdampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah



