Disorot Tajam, FIFA Pilih Wasit Portugal Pimpin Argentina vs Swiss

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

FIFA resmi merilis nama wasit yang akan memimpin laga perempat final

Piala Dunia 2026

antara sang juara bertahan Argentina kontra Swiss di Arrowhead Stadium, Sabtu (11/7) malam waktu setempat atau Minggu (12/7) dini hari WIB.

Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, dipercaya untuk menjadi pengadil lapangan untuk memimpin pertandingan Argentina melawan Swiss.

Penunjukan ini menjadi sorotan tajam menyusul badai kontroversi dan tudingan miring dari kubu Mesir pada babak 16 besar lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, sempat melontarkan sindiran keras bahwa ada “faktor eksternal” dari FIFA yang sengaja mengatur agar Lionel Messi dan Argentina tetap bertahan di turnamen.

Dalam laga melelahkan itu, Argentina nyaris tersingkir setelah tertinggal 0-2, sebelum akhirnya bangkit secara dramatis menang 3-2 lewat gol telat Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.

Namun, Mesir meradang karena gol kedua mereka dianulir VAR, serta adanya dugaan pelanggaran sebelum gol kemenangan Argentina tercipta.

“Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini. Mungkin mereka ingin Messi tetap bersaing. Dalam sepak bola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis,” semprot Hossam Hassan pascapertandingan, seperti dilansir

TalkSports

.

Di tengah tensi tinggi tersebut, komite wasit FIFA menjatuhkan pilihan kepada Joao Pinheiro. Wasit asal Portugal itu akan dibantu oleh dua rekan senegaranya, Bruno Jesus dan Luciano Maia sebagai hakim garis.

Sementara itu, posisi wasit keempat akan diisi oleh Drew Fischer, didampingi Michael Barwegen sebagai asisten wasit cadangan, di mana keduanya merupakan perangkat pertandingan asal Kanada.

Bagi Pinheiro, ini merupakan kali ketiga dirinya memimpin pertandingan di putaran final Piala Dunia 2026. Menariknya, kehadiran wasit asal Portugal ini dinilai bisa menjadi jimat keberuntungan bagi skuad Swiss asuhan Murat Yakin.

Sebelumnya, Pinheiro adalah wasit yang memimpin laga fase grup saat Swiss mencukur Bosnia dan Herzegovina dengan skor telak 4-1 pada 18 Juni lalu. Selain laga tersebut, ia juga menjadi pengadil saat Kanada menang tipis 1-0 atas Afrika Selatan. Selain itu, Portugal juga negara asal Cristiano Ronaldo, pemain yang selama ini dianggap sebagai rival terbesar Messi di lapangan hijau.

Berbeda dengan lolosnya Argentina yang penuh drama dan air mata, langkah Swiss ke babak perempat final relatif lebih tenang. Mereka sukses menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 setelah bermain imbang tanpa gol, meski tidak diperkuat sang top skor yang dibekap cedera, Johan Manzambi.

Ini merupakan babak perempat final pertama bagi Swiss sejak terakhir kali merasakannya pada Piala Dunia 1954 silam, kala mereka ditumbangkan Austria dengan skor mencengangkan 7-5.

Ketangguhan Granit Xhaka dan kawan-kawan sebenarnya tidak mengejutkan. Swiss tercatat hanya menelan satu kekalahan dari 19 pertandingan internasional terakhir mereka sejak kebobolan dari Spanyol di Nations League pada November 2024. Satu-satunya kekalahan itu terjadi saat mereka takluk 4-3 dari Jerman di laga uji coba Maret lalu.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(wiw/nva)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Suzuki XL7 ‘Ganti Kulit’

Baca lagi: Merino Lagi, Merino Lagi, Kartu AS Spanyol di Piala Dunia 2026

Baca lagi: Kemlu: 60 WNI Terjaring Penggerebekan Sindikat Online Scam Timor Leste

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: