Demi Mental Tanding, PBSI Evalusi Sistem Kepelatihan

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Wakil Ketua Umum PBSI,

Taufik Hidayat

menegaskan bakal melakukan evaluasi atas sistem kepelatihan sehingga Indonesia bisa memiliki atlet dengan mental bertanding yang bagus.

Setelah kegagalan di Thomas Cup, Taufik menyatakan PBSI bakal melakukan evaluasi. Evaluasi bukan hanya menyoroti atlet melainkan juga sistem kepelatihan secara keseluruhan.

Evaluasi tidak hanya ada pada atlet tapi juga pada sistem kepelatihan. Kami ingin lebih spesifik dari segi teknik dan mental bertanding.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami ingin proses evaluasi lebih terarah agar para atlet lebih bisa menghadapi tekanan di level dunia. Kami ingin meningkatkan kapasitas atlet untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” tutur Taufik dalam konferensi pers di Pelatnas Cipayung, Jumat (8/5).

Taufik mengatakan mental juara yang solid akan jadi modal penting bagi atlet untuk menghadapi laga-laga besar. Taufik berharap penampilan di Thomas Cup 2026 bisa jadi pengalaman berharga.

“Para atlet harus berkembang lebih cepat dan konsisten dengan mental juara untuk pertandingan penting. PBSI ingin melakukan langkah-langkah perbaikan secara konkret.”

“Saya ingin mengapresiasi kinerja atlet yang penuh dedikasi. Ini harus jadi pengalaman berharga untuk berkembang lebih kuat,” tutur Taufik.

Setelah ini, pemain-pemain Indonesia akan menghadapi rangkaian turnamen beruntun di Asia Tenggara dan Australia, termasuk Indonesia Open pada awal Juni.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(ikw/ptr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Apa Benar Makan Telur Bikin Bisulan? Ternyata Begini Faktanya

Baca lagi: Jet Tempur F/A-18 AS Gempur Tanker Iran yang Coba Kabur dari Blokade

Baca lagi: Kabel Sinyal Dicuri, Perjalanan KRL Daru-Parung Diatur Manual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: