
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI),
Sugiono
, menghadiri pengajian akbar pembangunan padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta, Sabtu (20/06). Sugiono mengaku PB IPSI akan menyumbang Rp5 miliar untuk membantu pembangunan padepokan tersebut.
Sugiono menyambut baik pembangunan padepokan yang berlokasi di dalam kompleks SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta tersebut. Pembangunan ini juga merupakan wujud nyata pembangunan karakter generasi muda oleh Tapak Suci.
“Ini merupakan salah satu program yang melandasi kepengurusan PB IPSI yaitu memperkokoh posisi pencak silat dalam pembangunan karakter dan mental bangsa,” ucap Sugiono dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugiono mengapresiasi Tapak Suci yang ingin menjadikan padepokan sebagai akademi pencak silat bagi anak-anak yatim piatu dan korban perundungan (bullying). Sugiono menganggapnya sebagai tujuan yang mulia.
“Jawaban yang diberikan dari permasalahan masyarakat terkait kondisi dan keadaan mental terutama generasi muda dan anak-anak kita yang mengalami bullying, yang mengalami kesulitan, merupakan sebuah wujud sebuah wujud nyata Tapak Suci Putra Muhammadiyah pada pagi hari ini memulai langkahnya membangun sebuah media untuk menyumbangkan upaya nyata dalam memecahkan masalah tersebut,” ucap Sugiono dalam keterangan resmi.
Sebagai bentuk dukungan PB IPSI terhadap perkembangan silat nasional, Sugiono memastikan PB IPSI akan menyumbangkan dana Rp5 miliar untuk pembangunan padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta.
“PB IPSI akan menyumbangkan Rp5 miliar untuk pembangunan dengan harapan sumbangan ini bisa mempercepat proses pembangunan,” ucap Sugiono.
Sugiono menyebut PB IPSI mendukung penuh pembangunan padepokan pencak silat ini. Nantinya, padepokan tidak hanya difungsikan untuk melatih fisik, bukan hanya melatih keterampilan sebagai insan pencak silat, tapi juga membentuk mental generasi bangsa.
Padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan dibangun secara bertahap di lahan seluas 4.000 meter persegi dengan anggaran senilai Rp20 miliar.
Padepokan tersebut bisa difungsikan sebagai gedung serbaguna dan bisa dipakai untuk olahraga seperti basket dan tenis. Pula disediakan tempat bagi Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar padepokan.
Kunjungan ini juga merupakan agenda pertama Sugiono sejak terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI.
(har)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Candra Wijaya Gembira Turnamen Spesialis Ganda Berjalan 14 Tahun
Baca lagi: Vinicius Jr Berharap Neymar Main di Piala Dunia 2026
Baca lagi: WhatsApp Uji Tampilan Baru Fitur About di Android, Ini yang Berubah


