
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pelatih
Real Madrid
Alvaro Arbeloa menyatakan bahwa tujuan Real Madrid bukan balas dendam pada Benfica jelang pertemuan kedua tim pada playoff menuju 16 besar
Liga Champions
, Rabu (18/2) dini hari WIB.
Madrid harus melalui jalur playoff Liga Champions karena kalah 2-4 dari Benfica di matchday terakhir fase liga. Karena kekalahan itu, Los Blancos gagal lolos langsungĀ ke 16 besar. Sedangkan Benfica justru berhasil lolos ke playoff berkat kemenangan 4-2 setelah tidak pernah masuk zona lolos ke fase knock out sebelumnya.
Tak lama berselang, Benfica dan Madrid kembali berjodoh. Dalam drawing playoff, Benfica kembali dipertemukan dengan Madrid. Namun Arbeloa menilai laga nanti bukanlah bertajuk balas dendam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Benfica bakal tampil sangat baik di laga nanti, dan kami harus siap. Mereka punya sosok pemimpin luar biasa yang bisa mengarahkan cara main mereka dan itu adalah pelatih mereka [Jose Mourinho].”
“Tujuan kami bukanlah untuk balas dendam pada Benfica, tujuan kami adalah memenangkan Liga Champions dan mengalahkan Benfica adalah langkah untuk menuju ke sana,” ucap Arbeloa seperti dikutip dari
situs resmi Liga Champions
.
Terkait kekalahan di fase liga, Arbeloa mengaku tidak terkejut. Bagi Arbeloa, kekalahan Madrid dari Benfica bukanlah sebuah kejutan.
“Benfica tidak mengejutkan saya sama sekali di laga terakhir karena saya tahu seperti apa tim yang ditangani Jose Mourinho. Situasi bahkan bakal tetap sama bila Mourinho memainkan tim usia muda.”
“Namun ini adalah laga baru, tidak seperti laga tiga pekan lalu. Kami sudah menganalisa dan kami siap,” ungkap Arbeloa.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr/nva)
Baca lagi: Aston Martin Rilis Desain Livery Baru Jelang Formula 1 2026
Baca lagi: Said Abdullah Soroti Independensi MSCI di Balik Anjloknya IHSG
Baca lagi: Mourinho: Tak Butuh Keajaiban untuk Singkirkan Real Madrid



