
Daftar Isi
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Manchester City bakal menghadapi tiga masalah besar usai merekrut
Enzo Fernandez
yang dikenal sebagai pemain
red flag
atau bermasalah.
Man City mendatangkan Fernandez dari Chelsea dengan nilai transfer £125 juta atau sekitar Rp2,8 triliun. Banderol ini membuatnya menjadi pemain termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Namun, transfer tersebut dinilai menyisakan tiga persoalan bagi City. Ketiga hal yang dimaksud tersebut adalah finansial, temperamental, dan taktik permainan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fernandez memang memiliki naluri gol dalam momen penting. Musim lalu, gelandang asal Argentina itu mencetak 15 gol untuk Chelsea yang hanya finis di posisi ke-10 Liga Inggris.
Ia juga mencetak gol penting untuk Argentina di Piala Dunia. Namun, rekam jejak Fernandez di luar lapangan menjadi perhatian. Ia beberapa kali membuat suasana ruang ganti kurang harmonis.
Fernandez ngotot pindah meski masih terikat kontrak jangka panjang, termasuk saat ingin meninggalkan Benfica dan Chelsea. Fernandez juga sempat dikaitkan dengan Real Madrid.
Masalah disiplin turut menjadi sorotan. Fernandez pernah mendapat skorsing dua pertandingan dari Chelsea akibat komentar yang dinilai bermasalah dalam sebuah pertandingan.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Dari sisi taktik, Fernandez dinilai lebih optimal sebagai gelandang nomor 8 atau nomor 10 yang mendapat kebebasan menyerang. Ia kesulitan ketika dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Situasi itu menjadi pertanyaan, salah satunya dari media Inggris,
The Independent
, karena City mendatangkannya untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Rodri dan Bernardo Silva.
City juga telah memiliki Rayan Cherki sebagai bagian dari rencana penerus Kevin De Bruyne, sementara Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi turut didatangkan untuk memperkuat lini tengah.
Dengan transfer yang sangat besar, City berharap Fernandez memberikan kontribusi sepadan. Pasalnya, performanya selama tiga setengah tahun di Chelsea dinilai belum sebanding dengan harga.
(nam/abs/jun)
Baca lagi: Jerman Mau Tutup Konsulat Rusia di Bonn, Rusia Ancam Balas Dendam
Baca lagi: Ketua Umum dan Sekjen Partai Ummat Mundur dari Jabatan
Baca lagi: Aliansi Al Qaeda & Houthi Disebut Jadi Ancaman Baru bagi AS


