Mancing Kuy!

Tuchel Murka Ditanya Mentalitas Inggris usai Singkirkan Norwegia

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, tampak kehilangan kesabaran dan terlibat ketegangan dengan jurnalis

ITV

, Gabriel Clarke, usai laga perempat final

Piala Dunia 2026

.

Pelatih asal Jerman tersebut secara blak-blakan melabeli anak asuhnya sebagai tim yang “beruntung” bisa menang atas Norwegia. Inggris sukses memetik kemenangan susah payah 2-1 melalui babak perpanjangan waktu demi menyegel tiket semifinal Piala Dunia 2026.

Jude Bellingham keluar sebagai pahlawan dengan memborong dua gol; menyamakan kedudukan sesaat sebelum turun minum setelah tertinggal oleh gol Andreas Schjelderup, lalu menyambar bola muntah pada menit ketiga

extra time

untuk mengunci kemenangan Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga di Miami tersebut berjalan sangat menegangkan bagi publik Inggris. Skuad Tiga Singa bahkan sempat diselamatkan oleh keputusan

Video Assistant Referee

(VAR) di awal babak kedua, setelah gol Norwegia dianulir karena dinilai terjadi pelanggaran terlebih dahulu.

Meskipun menang, Tuchel menunjukkan raut wajah frustrasi dan tidak puas dalam sesi wawancara pascalaga.

“Kami membuat hidup kami sendiri menjadi sangat, sangat sulit hari ini. Hasilnya memang fantastis. Kami berada di babak empat besar, itu luar biasa, tetapi saya sama sekali tidak senang dengan performa tim, dalam segala aspek,” semprot Thomas Tuchel.

“Komitmen para pemain memang ada, tetapi kami mempersulit diri sendiri lewat cara kami bermain. Sangat ceroboh, banyak melakukan kesalahan teknis, tidak cukup cepat, dan tidak konsisten. Kami beruntung hari ini. Kami wajib bermain jauh lebih baik di laga berikutnya,” cetus eks pelatih Chelsea tersebut, seperti dilansir

Independent

.

Ketegangan memuncak ketika Gabriel Clarke mulai mempertanyakan aspek mentalitas para pemain Inggris dalam menghadapi laga dengan tekanan sebesar perempat final Piala Dunia. Pertanyaan tersebut langsung memicu kemarahan Tuchel.

“Ini bukan masalah mentalitas. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah murni mentalitas baja! Bagaimana bisa Anda mempertanyakan soal mentalitas?” respons Tuchel dengan nada tinggi.

“Ini sama sekali bukan soal mental. Tidak ada masalah dengan mentalitas kami! Anda bahkan bisa membungkus [mentalitas tim ini] dan menjualnya ke pasar. Ini murni tentang kualitas permainan kami di atas lapangan-sama sekali tidak ada hubungannya dengan mentalitas!” tegasnya berang.

Tuchel pun menutup wawancara dengan pesan peringatan keras kepada anak asuhnya menjelang babak semifinal. Inggris dituntut untuk segera berbenah jika ingin melangkah ke partai puncak.

“Kami membuat hidup kami sangat sulit hari ini. Hasilnya luar biasa-kami di empat besar-tapi saya tidak senang dengan cara kami bermain. Kami beruntung hari ini. Kami wajib bermain jauh lebih baik di laga berikutnya,” pungkas Tuchel.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(wiw/abs)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Bridgestone Gelar BFA Gathering 2024, Perkuat Kualitas Layanan Fleet

Baca lagi: Tren One Stop Lifestyle, Saat Orang Cari Tempat Serba Ada

Baca lagi: Klasemen MotoGP 2026 usai Marquez Menang Sprint Race GP Jerman

Exit mobile version