
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Timnas Indonesia
meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap kekuatan Vietnam menjelang bergulirnya
Piala AFF 2026
.
Turnamen sepak bola terakbar di Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Langkah antisipasi ini menjadi fokus utama mengingat skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, Kamboja, dan Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, pelatih kepala Vietnam, Kim Sang Sik sempat memantau langsung kekuatan Indonesia secara khusus pada agenda FIFA Matchday lalu.
Pilar muda Indonesia, Rayhan Hannan, mengungkap bahwa lawan dipastikan mengalami perkembangan pesat dan terus mengintai taktik timnya. Pemantauan intensif seperti dilakukan Kim Sang Sik diakui menjadi sinyal bahaya.
“Akan menjadi pertandingan yang seru sih [lawan Vietnam]. mereka juga pasti sudah berkembang pesat dibanding dua tahun lalu saat kami bertanding. apalagi pelatih mereka juga sempat mantau kami pas FIFA Matchday kemarin. itu jadi bagian dari taktik mereka yang perlu kami waspadai,” ujar Rayhan Hannan di Jakarta, Jumat (3/7).
Kewaspadaan tinggi sangat beralasan karena catatan rekor pertemuan mencatat Indonesia sudah lama tidak menang melawan Vietnam di Piala AFF. Kemenangan terakhir Garuda diraih pada semifinal leg pertama Piala AFF 2016.
Setelah momen tersebut, performa Indonesia selalu mentok dengan hasil seri. Bahkan, pada pertemuan terakhir Piala AFF 2024, tim Merah Putih dipaksa menyerah 0-1 dari Vietnam saat ditukangi pelatih Shin Tae Yong.
Kondisi ini memicu motivasi berlipat ganda dari para penggawa Garuda untuk memutus tren negatif yang sudah bertahan satu dekade tersebut.
“Mungkin tahun ini waktunya balas dendam buat Vietnam. Kami kerja keras, karena tahu Vietnam bisa menghalalkan segala macam cara agar dia bisa menang,” kata kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi.
“Pada intinya, kami harus bisa lebih kerja keras dibandingkan Vietnam. Kalau Vietnam bisa seperti itu, kami harus bisa lebih dari mereka,” sambung penjaga gawang PSIM Yogyakarta itu.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji turut membenarkan ketatnya rivalitas ini. Sumardji memastikan bahwa timnas kini sudah paham betul dengan gaya permainan lawan.
Pihak manajemen dan tim kepelatihan di bawah arahan John Herdman kian fokus mempersiapkan mentalitas pemain agar tidak mudah terprovokasi saat bertanding di lapangan nanti.
“Saya jujur saja, kalau lawan Vietnam itu sudah khatam-lah. Seperti tadi Cahya sampaikan, segala cara dilakukan. Ingat, ya! Kali ini kita akan balas itu semua,” ucap Sumardji dengan nada optimis.
Laga Timnas Indonesia vs Vietnam di Grup A Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 Agustus mendatang.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(afr/afr/jun)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Jalan Akses Suramadu, Pasutri Tewas
Baca lagi: Yoko Ishida hingga Gundam Workshop, MMAJ 2026 Manjakan Pecinta Anime
Baca lagi: Pemerintah Kutuk Keras Pembakaran Pesawat-Penembakan Pilot oleh OPM