
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Bintang Timnas Inggris, Jude Bellingham, akhirnya angkat bicara terkait perseteruan panasnya dengan Lionel Messi di awal babak pertama laga semifinal
Piala Dunia 2026
, Kamis (16/7) dini hari WIB.
Bellingham menegaskan adu mulut yang viral di media sosial itu dipicu oleh ketidakpuasan terkait pelanggaran yang tidak ditiup wasit.
Sejak peluit pertama dibunyikan di Stadion Atlanta, laga langsung berjalan dengan tensi tinggi. Tekel keras dan pelanggaran silih berganti terjadi, hingga memicu beberapa konfrontasi antarpemain di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah duel fisik yang brutal tersebut, dua pemain ikonik turnamen ini terlibat ketegangan yang cukup lama. Ketegangan itu diakhiri dengan momen Messi yang menatap tajam Bellingham, sebelum akhirnya mengangguk sinis dengan gestur meremehkan.
Foto dan video tatapan dingin pemain berjulukan
La Pulga
tersebut langsung membanjiri jagat media sosial. Meski demikian, Bellingham mencoba meredam suasana dan enggan membesar-besarkan insiden tersebut.
“Kami sebenarnya sedang mendiskusikan sebuah pelanggaran,” ujar Bellingham usai pertandingan seperti dilansir
USA Today
, Kamis (16/7).
“Tapi tidak ada hal buruk yang terjadi. Saya yakin semua orang di luar sana akan membesar-besarkannya dan menjadikannya sebuah masalah besar. Tapi sungguh, itu bukan apa-apa,” tambah gelandang Real Madrid ini.
Bellingham juga mengungkapkan apa isi perdebatannya dengan Messi dalam momen tersebut. Menurut dia, hanya terjadi saling berbalas klaim soal pelanggaran di lapangan.
“Saya pikir ada pelanggaran sebelum momen itu, lalu dia [Messi] mendatangi saya dan berkata, ‘Lalu bagaimana dengan pelanggaran yang menimpaku?’ dan saya membalasnya dengan bilang, ‘Kamu kan cukup kuat untuk menerima tekel seperti itu,’ Anda tahu maksud saya, bukan?” beber Bellingham.
Inggris sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Anthony Gordon membawa
The Three Lions
unggul 1-0 pada menit ke-55. Pasukan Thomas Tuchel bahkan mampu menjaga keunggulan tersebut hingga laga menyisakan 10 menit terakhir.
Namun, drama menit-menit akhir khas Argentina kembali menghukum Inggris. Assist Messi sukses dikonversi menjadi gol penyeimbang lewat tendangan jarak jauh Enzo Fernandez pada menit ke-85. Memasuki menit ke-90+2, magis Messi kembali hadir lewat umpan silang akurat ke tiang jauh yang disundul masuk oleh Lautaro Martinez untuk mengunci kemenangan Argentina 2-1.
Bellingham mengaku sangat terpukul dan hancur atas kegagalan menyakitkan Inggris melaju ke babak final Piala Dunia 2026, tapi dia menunjukkan kedewasaannya dengan melempar pujian kepada Messi.
“Adalah sebuah hak istimewa yang sangat besar bisa bertanding melawan [Messi]. Saya sama sekali tidak memiliki masalah pribadi dengannya. Saat ini saya berada di pihak yang kalah dan itu sangat menyakitkan, tetapi bermain satu lapangan dengannya tetaplah sebuah kehormatan,” tuturnya.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(wiw/jal)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Prediksi Cuaca Hari Ini: Siklon Haishen Picu Hujan di Sejumlah Daerah
Baca lagi: Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Diteken saat Raja Juli ke LN
Baca lagi: Alwi Farhan Jaga Ambisi Raih Gelar Pertama BWF 750 di Japan Open 2026