Mancing Kuy!

STY Sebut Persija Turunkan Skuad EPA untuk Piala Presiden 2026

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Pelatih

Persija Jakarta

, Shin Tae Yong memastikan tim berjuluk Macan Kemayoran akan menurunkan skuad Elite Pro Academy (EPA) untuk mengarungi turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Keputusan ini diambil lantaran skuad utama Persija dijadwalkan bertolak ke Thailand guna melakoni pemusatan latihan (TC) pramusim yang berbenturan langsung dengan jadwal turnamen.

“Karena jadwal bentrok, yaitu kita ada

training camp

di luar negeri untuk tim lapisan pertama. Jadi tim EPA yang akan mengikuti Piala Presiden. Memang jadwal ini sebelumnya sudah ada,” ujar Shin di Persija Jakarta Traing Ground, Sawangan, Depok, Jumat (17/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jadi jangan ada yang salah paham, karena begitu saya tanda tangan kontrak di Persija, sudah ada

schedule

untuk berangkat ke luar [

training camp

]. Jadi tolong jangan ada salah paham,” sambungnya.

Sesuai rencana yang telah disusun, skuad utama Macan Kemayoran akan menempa fisik dan taktik di Negeri Gajah Putih mulai 27 Juli hingga 16 Agustus 2026.

Agenda di Thailand meliputi latihan fisik di awal kedatangan serta melakoni tiga sampai empat laga uji coba pada minggu-minggu terakhir sebelum kembali ke tanah air.

Keputusan melepas skuad akademi ini membuat Persija harus memutar otak di babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2026.

Macan Kemayoran dijadwalkan bersua tuan rumah Persebaya Surabaya pada laga perdana, Minggu (26/7), disusul laga kontra Port FC (29/7) dan PSMS Medan (1/8).

Dengan keberangkatan skuad utama ke Thailand pada 27 Juli, tim senior juga tidak bisa mengawal laga pembuka kontra Persebaya. Alhasil, estafet perjuangan di Piala Presiden diserahkan sepenuhnya kepada para penggawa muda Persija EPA.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(afr/dal)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kopdes Jadi Penyalur Tunggal Barang Subsidi, Purbaya Jamin Untung

Baca lagi: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.069 per Dolar AS Pagi Ini

Baca lagi: Benny Demokrat Minta Nomenklatur RUU Masyarakat Adat Diperjelas

Exit mobile version