Mancing Kuy!

Respons Kritik Tuchel, Kane Janji Inggris Menggila Lawan Argentina

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan timnya masih memiliki “level yang lebih mengerikan” yang siap mereka tunjukkan saat lawan Argentina di semifinal

Piala Dunia 2026

, Rabu (15/7) atau Kamis (16/7) dini hari WIB.

Pernyataan ini sekaligus menjadi respons Kane terhadap kritik tajam sang manajer, Thomas Tuchel, yang sempat melabeli performa Inggris sangat ceroboh saat mendepak Norwegia di babak perempat final melalui babak perpanjangan waktu.

Kane bersiap memimpin rekan-rekan setimnya melakoni babak semifinal keempat dari lima turnamen mayor terakhir yang mereka ikuti. Meski menyadari permainan Inggris belum sempurna, bomber Bayern Munich itu meminta publik Inggris tetap merayakan keberhasilan lolos ke empat besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami tahu kami bisa berkembang dan kami tahu kami bisa bermain lebih baik,” ujar Harry Kane, seperti dilansir

The Standard.

“Namun pada akhirnya, kami berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia. Hal seperti ini tidak selalu terjadi pada tim nasional kami di masa lalu, jadi kami harus menikmati momen luar biasa ini,” lanjut dia.

Kane menilai kritik keras yang dilontarkan Tuchel pasca-laga kontra Norwegia sebenarnya merupakan bentuk rasa frustrasi sang pelatih, karena tahu betul potensi besar tersembunyi yang dimiliki skuad

The Three Lions

saat ini.

“Ketika dia [Tuchel] melihat kami berlatih, melihat kedekatan kami, dan melihat apa yang bisa kami lakukan-terutama dengan kualitas pemain yang kami miliki dalam menyerang dan situasi satu lawan satu-dia hanya ingin melihat versi terbaik dari kami itu keluar di lapangan,” ungkap striker berusia 32 tahun ini.

“Dia tahu betul, sama seperti orang lain, bahwa pembuktian di atas lapangan tidak sesederhana itu. Kami bertanding melawan tim-tim kuat. Dia hanya mencoba memicu kami, dan kami sendiri sadar bahwa kami masih memiliki level permainan yang lebih tinggi yang bisa kami capai,” bebernya.

Top skor sepanjang masa timnas Inggris itu tidak menampik bahwa sepanjang turnamen yang digelar di Amerika Utara ini, performa mematikan Inggris belum keluar secara utuh selama 90 menit penuh.

“Kami belum melihat [level tertinggi] itu keluar sepenuhnya, kami baru menunjukkannya sekilas secara bergantian,” kata Kane mengakui.

“Saat melawan Norwegia, performa terbaik itu hanya muncul sekilas. Kami belum memegang kendali penuh atas permainan seperti yang kami inginkan dan yang saya rasa mampu kami lakukan. Namun di fase ini, Anda sedang berhadapan dengan tim-tim terbaik di dunia. Kami akan melawan salah satu tim terbaik dunia di semifinal nanti,” terangnya.

Kane mengaku sangat menyenangkan Inggris berada di semifinal Piala Dunia 2026, tapi ia masih merasa timnya bisa bermain jauh lebih baik lagi.

“Cara para pemain bertahan sebagai sebuah tim dan cara kami menyerang saat melawan Norwegia sudah menyajikan beberapa momen yang sangat bagus. Jude [Bellingham] kembali menjadi pahlawan dengan dua golnya. Secara keseluruhan, kami patut sangat puas,” tuturnya.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(wiw/jun)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Film Baru Stephen Chow, Kung Fu Soccer Tayang di Indonesia 12 Agustus

Baca lagi: Era Internet 6G di Depan Mata, Bagaimana Kesiapan Indonesia?

Baca lagi: PDIP soal Bupati Sukoharjo Tersangka KPK: Standar Kita Langsung Pecat

Exit mobile version