
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Real Madrid
membuat gebrakan besar di bursa transfer musim panas 2026. Klub raksasa Spanyol tersebut resmi mengumumkan perekrutan bek kanan asal Belanda, Denzel Dumfries, dari klub Italia Inter Milan.
Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Minggu (5/7), Real Madrid mengonfirmasi bahwa kesepakatan telah tercapai antara kedua klub.
Dumfries akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, yang membuatnya bertahan di Santiago Bernabeu hingga 30 Juni 2030.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Real Madrid dan Inter Milan telah mencapai kesepakatan untuk transfer pemain Denzel Dumfries, yang akan terikat dengan klub kami selama empat musim ke depan, hingga 30 Juni 2030,” demikian pernyataan resmi klub dikutip dari situs Real Madrid.
Pemain berusia 30 tahun itu dikenal sebagai bek sayap modern dengan kemampuan bertahan yang kuat, punya kecepatan, serta aktif dalam membantu serangan.
Di Serie A bersama Inter Milan, Dumfries mampu menunjukkan penampilan yang konsisten dan menjadi salah satu kunci sukses klub dalam beberapa musim terakhir.
[Gambas:Instagram]
“FC Internazionale Milano mengumumkan transfer Denzel Dumfries ke Real Madrid. Pemain asal Belanda itu bergabung dengan klub Spanyol tersebut secara permanen setelah klausul pelepasannya diaktifkan. Mungkin kita semua jatuh cinta pada Denzel Dumfries pada hari itu di Olimpico, ketika setelah menjatuhkan diri untuk menyelamatkan gawang, ia melesat ke depan dengan kecepatannya yang tak terbendung, dan menyelesaikan pergerakan itu dengan sundulan diving untuk gol pertamanya dalam seragam Inter,” tulis Inter Milan saat menyampaikan kata-kata perpisahan kepada Dumfries.
“Atau mungkin pada malam itu di Lecce, di penghujung waktu tambahan, penyelesaian ala penyerang ulung lainnya di dalam kotak penalti, sebuah lari penuh kebahagiaan, seperti yang biasa kita lihat dilakukan anak-anak. Namun, tidak seperti anak-anak, Denzel selalu memiliki tatapan serius di matanya, yang membuat kita tetap jatuh cinta padanya. Atau mungkin kita tertarik pada caranya bermain di derbi, pertarungan otentik di sayap, pertandingan klasik, tanpa menahan diri. Lagipula, satu-satunya kartu merah dalam lima tahun ini terjadi di Derby della Madonnina itu sendiri, pada malam Stella Kedua.”
“Malam cinta lainnya? Malam itu di Arab Saudi, dua gol yang luar biasa di Supercoppa Italiana Italia melawan Atalanta. Namun, di malam-malam tertentu, Denzel Justus Morris Dumfries seolah datang dari planet lain. Tanyakan saja kepada siapa pun yang berada di Montjuïc, Barcelona vs. Inter, leg pertama semifinal Liga Champions. Tendangan salto, lalu sundulan. Sebelum itu, assist untuk Thuram. Jika dijumlahkan kontribusinya di kedua leg pertandingan legendaris San Siro itu: dua gol dan tiga assist. Lalu lagi: di Munich, di malam yang paling gelap, Denzel dengan medali di lehernya menghampiri para pendukung, melambaikan tangan kepada para pendukung Nerazzurri. Dan lagi: energinya di Como vs. Inter, dua gol untuk upaya meraih gelar, berlutut dengan tangan bersilang, dan akhirnya senyum itu. Senyum yang sama seperti saat perayaan Scudetto, mencium lambang di lapangan dan memimpin di dalam bus,” tulis Inter Milan.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(rhr/rhr/jal)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Minions and Monsters Raih Skor Tertinggi dalam Sejarah Illumination
Baca lagi: Persija Lepas 6 Pemain ke TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF
Baca lagi: Bos Kecerdasan Super Meta Sebut Model AI Terbarunya Makin Canggih