Mancing Kuy!

Pesan Luvi Febrian agar Indonesia Tak Ulang Mimpi Buruk di SEA V Cup

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Luvi Febrian memberikan pesan agar

Timnas Voli Indonesia

tidak mengulang mimpi buruk pada

SEA V Cup 2026

leg kedua yang berlangsung di Jakarta International Velodrome.

Timnas Voli Indonesia dijagokan juara SEA V Cup 2026. Akan tetapi tim asuhan Reidel Toiran ini tersandung dalam final SEA V Cup 2026 leg pertama di Filipina sehingga kalah 2-3 dari Kamboja.

Kini, saat bertanding di kandang sendiri, Luvi berharap Indonesia tidak lagi membuang peluang. Luvi yang menggantikan Doni Haryono karena cedera membeberkan kunci Indonesia juara SEA V Cup 2026 leg 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mungkin lebih fokus saja, karena banyak hal-hal kecil yang bisa jadi bumerang buat Timnas Indonesia. Ya pokoknya fokus saja untuk ke depannya,” ujar Luvi usai Indonesia hantam Kamboja, Rabu (22/7).

Timnas Voli Indonesia mengawali SEA V Cup 2026 leg 2 dengan manis usai menang 3-0 (26-24, 25-15, 25-17) atas Kamboja. Kemenangan itu membuka kans Indonesia lolos ke semifinal.

Meski begitu Tim Merah Putih perlu waspada. Pada leg pertama lalu Indonesia juga menang 3-0 atas Kamboja pada laga pembuka, namun takluk dalam pertandingan puncak.

“(Kamboja) sangat meningkat sekali, kalau dilihat dari putaran pertama kemarin di Filipina. Mungkin pas awal-awal belum kelihatan. Tapi setelah melawan Filipina, lawan Thailand, dan final, mereka semangatnya gak pernah turun. Semenjak kalah dari Indonesia pertama kali kan naik, naik, naik gitu performanya,” tutur Luvi.

Setelah melumat Kamboja, Indonesia akan melawan Filipina dalam laga penentuan juara Pool A, Jumat (24/7). Saat ini Indonesia di posisi puncak klasemen Pool A usai menang atas Kamboja.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(ikw/nva)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: PP Tunas, Kado Spesial Hari Anak Nasional Tahun 2026

Baca lagi: Cara Mencuci Sayuran Hijau agar Aman Dikonsumsi, Jangan Cuma Dibilas

Baca lagi: AHY Beber Langkah RI Siapkan Penerbangan Rendah Karbon Mulai 2027

Exit mobile version