
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pelatih Korea Selatan Hong Myungbo bertanggung jawab atas kekalahan timnya dari Afrika Selatan di laga krusial di
Piala Dunia 2026
.
“Saya percaya para pemain telah memberikan segalanya, tetapi sangat mengecewakan bahwa kami kebobolan gol pembuka,” ucap Hong Myungbo dikutip dari
laman FIFA
.
“Mengenai hasil yang mengecewakan, tanggung jawab itu terletak pada saya sebagai pelatih kepala,” ujar Myungbo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korea Selatan kalah 0-1 dari Afrika Selatan dalam pertandingan fase grup di Stadion Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6) pagi WIB.
Sejak awal laga, Korea Selatan tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Afrika Selatan. Kim Min Jae menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Ronwen Williams, sebelum Lee Kang In mendapatkan peluang emas pada menit kedelapan yang masih belum tepat sasaran.
Meski sempat berada di bawah tekanan, Afrika Selatan perlahan mampu mengimbangi permainan. Tim asuhan Hugo Broos itu mulai menemukan ritme dan beberapa kali memberikan ancaman ke area pertahanan Korea Selatan.
Menjelang turun minum, kedua tim saling menciptakan peluang. Hwang Hee Chan mencoba membongkar pertahanan Afrika Selatan, sementara Relebohile Mofokeng dan Thapelo Maseko juga menghadirkan ancaman bagi Korea Selatan. Namun, babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki paruh kedua, Korea Selatan berupaya meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Son Heung Min, Kim Jin Gyu, dan Jens Castrop. Dominasi penguasaan bola kembali berada di tangan Taegeuk Warriors, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi kendala.
Alih-alih mencetak gol, Korea Selatan justru kebobolan tiga menit kemudian. Serangan balik cepat Afrika Selatan berujung gol setelah Tshepang Moremi mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Thapelo Maseko untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Korea Selatan terus menekan hingga akhir pertandingan. Namun, disiplin pertahanan Afrika Selatan membuat berbagai upaya lawan gagal membuahkan hasil. Pada masa injury time, peluang dari umpan Jens Castrop masih mampu diamankan Williams.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Afrika Selatan tetap bertahan.
Hasil ini membawa Afrika Selatan mengoleksi empat poin dan finis di posisi kedua klasemen akhir Grup A, sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar. Pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi Bafana Bafana yang untuk pertama kalinya berhasil menembus fase gugur Piala Dunia setelah selalu terhenti di fase grup pada edisi 1998, 2002, dan 2010.
Di sisi lain Korea Selatan masih memiliki peluang melaju melalui jalur peringkat ketiga terbaik, namun mereka harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain karena posisinya masih berpotensi digeser oleh tim pesaing.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(rhr/rhr/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Raja Charles III Girang Bakal Bertemu Anak-anak Harry dan Meghan
Baca lagi: Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
Baca lagi: Laba Pertamina 2025 Capai Rp55,2 T Berkat Jaga Pasokan hingga Transisi