
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pelatih asal Belgia,Hein Vanhaezebrouck menyebut Spanyol bukan tim favorit juara
Piala Dunia 2026
lantaran skuadnya tak semewah dulu.
Hal itu merujuk pada lini depan Spanyol yang terbilang tumpul. Meski tim Matador jadi satu-satunya tim belum kebobolan, daya gedor Spanyol, menurut Vanhaezebrouck, tidak signifikan.
Bagi mantan pelatih RSC Anderlecht ini, suatu tim juara dunia harus memiliki striker sejati. Penyerang tunggal Spanyol saat ini, Mikel Oyarzabal, bukan tipe yang mematikan di depan gawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya tidak melihat juara dunia di Spanyol.Hanya itu saja [belum kebobolan]. Pertahanan mereka tidak mustahil untuk ditembus,” kata Vanhaezebrouck dilansir dari
Mundo Deportivo
.
“Olmo, Ferran Torres: di lini serang, mereka tidak memiliki talenta kelas dunia seperti dulu. Bahkan Oyarzabal, pemain yang berbakat secara teknis, tetapi bukan penyerang tengah.”
Selain itu, menut Vanhaezebrouck, Lamine Yamal sedang tidak dalam performa terbaik. Namun, pelatih 62 tahun ini tidak menampik bahwa Yamal masih sulit untuk dihentikan.
Maka dari itu Vanhaezebrouck memperingatkan Maxim De Cuyper, bek sayap kanan Belgia, untuk hati-hati dalam melakukan pengawalan. Jika tidak awas, Belgia bisa dibuat sengsara.
“Yamal tidak dalam performa terbaiknya di turnamen ini, tetapi ia tetap sulit dihentikan. Kami mengalami beberapa masalah di sayap kiri selama kejuaraan ini,” ujar Vanhaezebrouck.
“De Cuyper cenderung banyak melakukan pressing, sementara Yamal, seperti Messi, adalah legenda yang dilindungi. Jadi De Cuyper harus berhati-hati,” ujarnya menjelaskan.
Laga Spanyol vs Belgia akan berlangsung pada Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Los Angeles. Pemenang dari pertandingan ini akan berhadapan dengan Prancis atau Maroko.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(afr/abs/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Alwi Farhan Jaga Ambisi Raih Gelar Pertama BWF 750 di Japan Open 2026
Baca lagi: Fasilitas Canggih Jadi Andalan Mayapada Hospital Jakarta Timur
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III