
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Mimpi
timnas Italia
dilatih
Pep Guardiola
disebut bisa sirna karena mantan pelatih Manchester City itu akan menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Nama Pep Guardiola kini berada di urutan paling depan sebagai kandidat pelatih timnas Italia. Sebelumnya FIGC juga pernah mendekati Carlo Ancelotti yang kini melatih Brasil.
Hanya saja, mimpi besar penggemar Italia mendapatkan pelatih sekaliber Guardiola bakal pupul. Dikutip dari RMC Sport berdasarkan laporan Gazzetta dello Sport, Guardiola diperkirakan akan menolak tawaran tersebut. Alasannya, Guardiola menuntut gaji dua kali lipat dari yang ditawarkan FIGC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Italia, Guardiola tidak hanya akan jadi pelatih tim nasional, namun juga memiliki tugas menanamkan filosofi baru ke sepak bola Italia, khususnya untuk tim usia muda.
Proyek tersebut menarik minat Guardiola. Akan tetapi, komitmen yang dibutuhkan Guardiola diklaim memberikan kekhawatiran kepada eks arsitek Barcelona itu.
Guardiola dilaporkan berjanji kepada keluarga untuk bersama mereka setelah 10 tahun di Man City. Apabila keluarganya tidak ingin ikut bersamanya ke Italia, maka Guardiola tidak akan melatih Azzurri.
Meski begitu, kendala utama Guardiola ke Italia adalah tidak tertarik dengan tawaran gaji tahunan sebesar 10 juta euro FIGC.
Mantan pemain Brescia itu ingin gaji dua kali lipat dari yang ditawarkan. Sayangnya, permintaan Guardiola itu akan membebankan keuangan FIGC.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Presiden FIGC Giovanni Malago mengatakan bersedia berkompromi dengan Guardiola soal gaji. Hanya saja, kemungkinan besar tidak akan berhasil.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(sry/ptr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Wamendagri Ribka Minta Penyaluran Dana Otsus Papua Terapkan Prinsip 5T
Baca lagi: Eksekutif Toyota Pamer Foto Prototipe Diduga Land Cruiser Listrik
Baca lagi: Jembatan Terlebar di Dunia Senilai Rp178 T, Semua Boleh Lewat Gratis