
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Salah satu legenda sepak bola Inggris,
Kevin Keegan
, meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker stadium empat pada Senin (20/7).
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh keluarganya yang menyebut Keegan mengembuskan napas terakhir dengan didampingi istri serta kedua putrinya.
Sebelumnya, pada Januari lalu, keluarga mengumumkan bahwa Keegan didiagnosis mengidap kanker stadium empat dan telah memulai proses pengobatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat menunjukkan perkembangan yang cukup baik usai menjalani terapi, tetapi belakangan kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Dalam pernyataannya, keluarga menyebut Keegan bukan hanya sosok legenda di dunia sepak bola, tetapi juga suami, ayah, dan kakek yang sangat dicintai.
Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang telah memberikan perawatan terbaik selama masa pengobatan, sekaligus meminta privasi di tengah suasana duka.
[Gambas:Instagram]
Kevin Keegan dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Selama kariernya, ia mencatat hampir 750 penampilan di level klub.
Bersama Liverpool, Keegan meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk tiga trofi Divisi Pertama Inggris, satu Piala FA, satu Piala Eropa, serta dua Piala UEFA. Ia juga mencetak sejarah dengan memenangkan Ballon d’Or secara beruntun pada 1978 dan 1979 saat membela klub Jerman, Hamburg.
Setelah pensiun sebagai pemain, Keegan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih. Namanya paling dikenang saat menangani Newcastle United pada awal 1990-an. Ia berhasil menyelamatkan klub dari ancaman degradasi sebelum membawa The Magpies promosi ke Liga Primer.
Pada musim 1995/96, Newcastle bahkan hampir menjadi juara Liga Inggris setelah sempat unggul jauh dari Manchester United, meski akhirnya harus puas finis di posisi kedua.
Keegan juga pernah melatih Fulham, Manchester City, dan tim nasional Inggris. Bersama Manchester City, ia sukses membawa klub promosi ke Liga Primer pada 2002. Sementara sebagai pelatih timnas Inggris, ia menjabat pada periode 1999 hingga 2000.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(rhr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Spanyol Menang Piala Dunia 2026, Drake Kalah Taruhan Rp26,9 M
Baca lagi: Pola Penyebaran Konten dan Iklan Judol Berubah, Makin Marak di Medsos
Baca lagi: Tom Cruise Banjir Nyinyiran usai Pidato di Final Piala Dunia 2026