Mancing Kuy!

Komentar Bellingham usai Inggris Juara Grup dan Rekor Gol Harry Kane

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Dua gol di babak kedua yang dicetak Jude Bellingham dan Harry Kane sukses membawa Inggris menundukkan Panama 2-0 pada laga pamungkas fase grup

Piala Dunia 2026

di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Minggu (28/6) pagi WIB.

Kemenangan ini sekaligus mengunci posisi skuad asuhan Thomas Tuchel sebagai juara Grup L dan memastikan langkah mantap menuju babak 32 besar.

Bermain di bawah guyuran hujan New Jersey, Inggris sempat tampil kurang menggigit di paruh pertama. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-60 saat sontekan bintang Real Madrid, Jude Bellingham, memanfaatkan umpan sepak pojok Bukayo Saka, membuat bola merobek jala gawang Panama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggul satu gol membuat kepercayaan diri

The Three Lions

meningkat. Bellingham kembali sangar setelah umpan silang akuratnya sukses disundul dengan sempurna oleh Harry Kane untuk menggandakan keunggulan pada pertengahan babak kedua.

Satu gol ke gawang Panama menjadi catatan monumental bagi Harry Kane. Ini merupakan gol ketiga sang kapten di turnamen ini, setelah sebelumnya mencetak sepasang gol ke gawang Kroasia di laga pembuka.

Torehan ini resmi membawa Kane melewati rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris di panggung Piala Dunia dengan koleksi 11 gol.

“Target pertama berhasil tercapai. Kami datang ke sini dengan target per tahap, dan kini kami sukses menjuarai grup. Kami tahu level yang ingin kami capai dan kami menunjukkannya di babak kedua. Rekor [gol Piala Dunia] itu adalah hal yang sangat layak didapatkan oleh Harry Kane,” ujar Jude Bellingham memberikan pujian kepada Kane, seperti dilansir situs resmi FIFA.

Lolos 32 besar dengan status juara grup sangat krusial bagi Inggris. Dengan mengemas tujuh poin dari tiga laga, Harry Kane dan kolega sukses menghindari potensi bentrok prematur dengan raksasa Eropa, Spanyol, di babak 16 besar nanti.

Sesuai bagan turnamen, Inggris kini bersiap terbang ke Atlanta untuk melakoni laga babak 32 besar pada 1 Juli mendatang, menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Jika berhasil melewati hadangan tersebut, Inggris akan bertolak ke Mexico City untuk berlaga di babak 16 besar, dengan potensi menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, stadion bersejarah tempat Inggris disingkirkan oleh Diego Maradona pada Piala Dunia 1986.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang mampu bangkit setelah sebelumnya sempat dikritik akibat bermain imbang tanpa gol melawan Ghana di Boston.

“Kami melakukan apa yang harus kami lakukan. Ini sesuai prediksi kami melawan musuh yang menyulitkan. Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai di babak sistem gugur. Kami akan mengumpulkan kekuatan dan energi kembali. Semakin besar pertandingan, kami akan tampil semakin baik,” ucap Tuchel optimistis.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(wiw/rhr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Mau Kasur Baru Harga Miring? Beli di Transmart Full Day Sale Aja

Baca lagi: Pakistan: Kami Tidak Mau Akui Israel Sampai Masalah Palestina Selesai

Baca lagi: CORTIS dan Janet Jackson Akan Manggung di F1 GP Singapura 2026

Exit mobile version