
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Satu per satu pemain Argentina mengungkapkan isi hatinya setelah Argentina gagal juara
Piala Dunia 2026
usai takluk 0-1 dari Spanyol.
Kekalahan di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat pada Minggu (19/7) tersebut menyisakan luka dalam. Pasalnya pemain Argentina ingin
back to back champions
.
Setelah laga, pemain Argentina terlibat kericuhan dengan pemain Spanyol. Saat prosesi pemberian trofi, pemain La Albiceleste balik badan memunggungi panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sederet aksi ini seperti menunjukkan rasa sakit yang dalam. Berikut ini kata-kata pemain Argentina yang dihimpun dari unggahan media sosial Instagram pemain setelah gagal juara Piala Dunia 2026.
Lionel Messi
“Rasa sakitnya sangat besar dan butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini. Namun saya juga menghargai semua hal baik… Pertandingan-pertandingan yang berhasil kami balikkan, dengan memberikan yang terbaik, yang akan selalu terukir dalam ingatan kami, dukungan dari seluruh negeri yang, bersama dengan kerja keras dan upaya kelompok ini, membawa kami untuk sekali lagi menjadi yang terbaik di dunia.
Sulit untuk sepenuhnya menghargai apa yang telah kita capai hari ini, tetapi tim ini berhasil mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut. Terima kasih banyak dari lubuk hati saya untuk setiap ucapan dan setiap pesan. Sekali lagi, kita berhasil bersatu sebagai sebuah negara dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan yang luar biasa sebagai orang Argentina.
Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas gelar juara tersebut.”
Rodrigo de Paul
“Rasa sakit terbesar adalah karena kami tidak bisa membawa Piala Dunia kembali ke negara kami, karena jika ada seseorang yang pantas merasakan perasaan itu lagi, itu adalah kalian.
Namun seiring berjalannya waktu, mereka membuat kita menyadari bahwa identifikasi yang mereka miliki dengan kelompok ini melampaui sekadar trofi, dan itulah sesuatu yang ingin saya pegang teguh agar bisa melewati momen ini.
Hari ini saya melihat betapa banyak orang yang mengharapkan hal ini terjadi, menyebarkan teori konspirasi tak berdasar selama Piala Dunia untuk meredakan rasa sakit orang lain karena tidak dapat mengalami apa yang dialami semua orang Argentina, karena senyum kami mengganggu mereka, karena tingkah laku kami membuat mereka kesal… Tetapi itu hanya menegaskan kembali bahwa gairah dan cinta terhadap jersey kami dapat mengatasi segalanya.
Ini akan terasa menyakitkan untuk waktu yang lama, tetapi hari ini lebih dari sebelumnya saya bangga menjadi orang Argentina.”
[Gambas:Instagram]
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Lautaro Martinez
“Kami sudah berusaha. Untuk Piala Dunia kedua berturut-turut kami mencapai final, tetapi kali ini bukan takdir kami. Saya sangat bangga menjadi orang Argentina. Saya ingin sekali mencoba membantu tim kemarin di lapangan, tapi ya sudahlah.
Terima kasih kepada semua orang yang menemani kami sepanjang Piala Dunia ini, menempuh jarak kilometer demi kilometer untuk berada dekat dengan kami, dan kepada semua orang yang mendukung kami dari setiap sudut negara kami.”
Giuliano Simeone
“Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan rasa sakit yang saya rasakan saat ini… Saya hanya bisa meminta maaf karena tidak dapat membawakan Piala ini untuk Anda dan berterima kasih atas setiap dukungan selama Piala Dunia, baik di lapangan maupun dari jauh.
Terima kasih kepada tim ini karena telah memberikan segalanya di setiap pertandingan dan hati mereka untuk lebih dari 46 juta warga Argentina. Hari ini adalah momen yang menyedihkan, tetapi saya percaya bahwa seiring waktu kita akan mengenang dengan bangga semua yang telah kita alami bersama di turnamen ini.
Selamat kepada Spanyol atas raihan Piala tersebut.
[Gambas:Photo Mancing Kuy]
Cristian Romero
“Dan kali ini hal itu tidak terjadi untuk kami. Dan percayalah, ini menyakitkan. Sangat menyakitkan, karena tidak ada yang lebih menginginkan untuk melanjutkan kisah indah ini selain kami. Kami bermimpi membawa pulang piala itu lagi, dan itu tidak terjadi.
Namun jika ada satu hal yang tidak akan pernah kurang dari kami, itu adalah dedikasi. Kami telah memberikan yang terbaik. Kami finis di posisi kedua, tetapi kami tidak pernah berhenti mewakili Argentina dengan kebanggaan dan komitmen yang pantas diterima oleh jersey ini. Betapa bangga dan beruntungnya saya menjadi bagian dari keluarga ini.
Kami menyesal tidak bisa memberikan kegembiraan yang sangat ingin kami bagikan. Kami bermain untuk Anda, untuk setiap warga Argentina yang menyemangati kami dari setiap penjuru dunia. Kami merasakan cinta itu setiap hari.
Hari ini saatnya untuk bangkit kembali. Untuk memulai lagi. Untuk bekerja lebih keras, lebih percaya diri, dan mempersiapkan diri agar jersey ini kembali ke tempat yang telah kita tempatkan selama beberapa tahun terakhir: di puncak. Karena final tidak diberikan begitu saja; final dimenangkan dengan mencapainya. Dan kelompok ini, dan siapa pun yang selanjutnya, akan terus berjuang, bersatu, dengan semangat yang sama seperti biasanya.
Terima kasih telah hadir. Terima kasih atas kepercayaan Anda. Kita akan bangkit kembali. Karena itulah esensi Argentina. Selalu bersama.”
[Gambas:Instagram]
Enzo Fernandez
“Seiring berjalannya waktu, Anda akan mengerti bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili kami dengan cara terbaik. Mereka mengajari kami bahwa berkompetisi bukan hanya tentang menang, tetapi tentang memberikan segalanya untuk seragam ini dan tidak pernah menyerah. Menjadi bagian dari kelompok ini yang selalu menunjukkan jati dirinya, yang berkompetisi di level tertinggi, dan yang membela warna-warna ini dengan bangga, rendah hati, dan komitmen sungguh istimewa.”
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Argentina. Terima kasih karena selalu ada, mendukung kami di setiap pertandingan, atas kasih sayang, dukungan tanpa syarat, dan membuat kami merasa seperti di rumah sendiri di mana pun di dunia.
Mengenakan seragam negara saya adalah kehormatan terbesar dalam karier saya dan saya akan terus memberikan yang terbaik setiap kali saya memiliki kesempatan untuk membela negara ini.”
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Add
as a preferred
source on Google
Argentina Akan Bangkit Lebih Kuat di Edisi Berikutnya
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN:
1
2
Baca lagi: 5 Destinasi Kuliner Indonesia yang Dapat Pengakuan Dunia
Baca lagi: Kortas Polri Bantah Hotman Paris soal Kriminalisasi Febrie Adriansyah
Baca lagi: Kebakaran Hutan di Spanyol Utara Paksa 600 Warga Mengungsi