
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pembalap MSi asal Malaysia,
Hakim Danish
, memilih mengabaikan provokasi penggemar
Veda Ega Pratama
di Moto3 2026.
Veda Ega dan Hakim Danish merupakan wakil dari negara Asia Tenggara dalam balapan grand prix musim 2026, khususnya di Moto3.
Karena rivalitas panjang Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang, persaingan Hakim Danish dan Veda Ega di balap motor itu terseret.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, saat ini Veda Ega dan Hakim Danish memiliki peringkat yang berdekatan dalam klasemen Moto3 2026. Veda Ega di posisi keenam dengan raihan 90 poin, sedangkan Hakim Danish di posisi ketujuh dengan 86 poin.
Penggemar kedua pembalap itu kerap berseteru di media sosial ketika Hakim Danish dan Veda Ega beraksi di lintasan. Meski begitu, Hakim mengaku provokasi fans Veda Ega tidak memengaruhi performanya di atas morot.
“Sebenarnya kami berteman baik dan tidak ada masalah sama sekali,” ujar Hakim Danish dikutip dari Berita Harian.
“Baru-baru ini selama Grand Prix Jerman, kami makan malam bersama,” ucap Hakim menambahkan.
Pembalap 18 tahun itu juga tidak peduli saat performanya di Moto3 dibandingkan dengan penampilan Veda Ega. Baik Hakim Danish dan Veda Ega sama-sama berstatus rookie pada Moto3 2026 setelah keduanya naik kelas dari Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Performa Hakim dan Veda Ega sebagai pembalap debutan nyatanya bisa bersaing dengan nama-nama yang lebih dulu tampil di Moto3.
“Jadi, apa yang dikatakan di media sosial tidak mengganggu psikologi saya. Kami berteman seperti biasa dan tidak ada masalah,” tutur Hakim.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(sry/abs)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Robot Humanoid Mulai Ambil Alih Pekerjaan Buruh, Ini Buktinya
Baca lagi: Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus
Baca lagi: Dokter FKUI Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung