
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pembalap MSi asal Malaysia,
Hakim Danish
, kecewa setelah mengalami kemerosotan tajam dalam
Moto3 Jerman 2026
di Sirkuit Sachsenring usai finis ke-12.
Salah satu kekecewaan Hakim Danish adalah start dari barisan depan, di posisi tiga, namun harus terlempar dari 10 besar saat memasuki garis finis.
Hasil di Moto3 Jerman itu memutus tren positif Hakim Danish yang selalu finis di 10 besar dalam dua balapan sebelumnya: menang di Ceko dan finis ke-7 di Belanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Memulai dari barisan depan tetapi finis di posisi ke-12 bukanlah hasil yang saya inginkan. Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki,” ujar Hakim Danish dikutip dari Berita Harian.
Dalam kesempatan itu Hakim mengungkapkan, salah satu masalah yang dihadapinya selama grand prix Jerman adalah cengkeraman ban, terutama pada ban belakang.
Masalah itu terjadi sejak sesi latihan. Dalam pemberitaan Metro disebutkan, pembalap 18 tahun tersebut mengaku nyaris mengalami highside setiap kali memutar gas saat balapan berlangsung.
“Minggu ini banyak hal tak terduga yang terjadi, tetapi saya akan terus bersikap positif menjelang balapan berikutnya setelah jeda pertengahan musim,” tutur Hakim.
Moto3 Jerman merupakan penutup dari paruh pertama Moto3 2026. Setelah itu tim dan pembalap akan jeda hampir satu bulan sebelum kembali sibuk jelang Moto3 Inggris pada 9 Agustus.
“Saya akan terus bekerja keras dan memperbaiki kelemahan saya sehingga saya dapat tampil lebih baik dalam balapan setelah jeda pertengahan musim,” ucap Hakim.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(sry/rhr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Mongol Kenang Temon sebagai Sosok yang Tak Pernah Merasa Senior
Baca lagi: Hujan Kian Jarang Guyur RI, Ini Penjelasan BMKG
Baca lagi: Pakar BRIN Ungkap Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin Sulit Padam