
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi mengungkap masalah yang membuat Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur sekaligus membeberkan target di
China Masters 2026
.
Ali/Devin menang 21-16 pada gim pertama. Pertandingan gim kedua tidak digelar lantaran Goh/Nur memilih mundur. Pasangan peringkat 30 dunia itu pun sempat kebingungan lantaran sang lawan tidak menunjukkan gejala-gejala kecederaan.
“Saya dan Faathir waktu di lapangan tidak tahu kenapa mereka memutuskan mundur karena sepertinya tidak ada gerakan yang membuat cedera. Setelah saya tanya ternyata Izzuddin sakit demam dari semalam. Daripada dipaksakan mungkin mundur menjadi keputusan terbaik,” jelas Devin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pertandingan gim pertama, Ali/Devin mencoba bermain aman. Dalam laga sekitar seperempat jam itu, pasangan pelatnas PBSI itu juga merasa nyaman dalam melakukan serangan.
“Kami sempat ambil gim pertama karena coba bermain safe dan menyerang. Lawan juga banyak mengangkat bola jadi enak untuk kami menekan,” ucap Devin dilansir dari rilis PBSI.
Setelah lolos dari babak pertama atau 32 besar, Ali/Devin menyatakan tak mau memasang target muluk-muluk.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
“Target kami pasti mau yang terbaik,
pengennya
bisa ke delapan besar dulu tapi coba step by step. Tidak mudah karena ini Super 750 pertama kami,” terang Ali.
Ali/Devin merupakan salah satu dari empat wakil Indonesia di China Masters 2026 selain Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Jonatan Christie.
(nva/rhr)
Baca lagi: Bima Tekankan Respons Cepat dan Narasi Terpadu Hadapi Disinformasi
Baca lagi: Duane Davis Dinyatakan Bersalah dalam Pembunuhan Tupac Shakur
Baca lagi: Tembus Rp11 T, BRI Optimistis Capai Kuota KUR Perumahan Rp14 T di 2026