
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Jonatan Christie
harus tersingkir di babak pertama Japan Open usai kalah dari Panitchaphon Teeraratsaku, Selasa (14/7) pagi.
Jonatan sempat memulai laga dengan keunggulan 5-0. Namun setelah itu malah kalah 16-21 di akhir gim pertama. Sedangkan di gim kedua, Jonatan selalu tertinggal dan akhirnya kalah 14-21.
Usai pertandingan, Jonatan mengakui dirinya tidak mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi shuttlecock yang berbeda dibandingkan saat ia berlatih di hari sebelumnya. Hal itulah yang membuatnya kesulitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pertama kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan, hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya, pola strateginya tapi ya tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu,” tutur Jonatan seperti dikutip dari rilis PBSI.
Laju shuttlecock yang lebih kencang itu yang kemudian bisa diantisipasi dengan baik oleh Jonatan. Perbedaan poin yang besar kemudian juga jadi salah satu hal yang menghambat Jonatan.
“Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di gim kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif.”
“Sebenarnya main dia mirip-mirip saat kemarin bertemu di Indonesia Open tapi di sini dengan kondisi bola yang seperti tadi membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang,” ujar Jonatan.
Di Indonesia Open, Jonatan menang dengan skor 16-21, 21-10, 21-12. Dengan kekalahan di Jepang, rekor pertemuan Jonatan vs Panitchaphon menjadi 1-1.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(ptr/rhr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Bumbum Keluar dari Sukses Lancar Rejeki, Fokus Pendidikan
Baca lagi: Deretan Selebritas Punya Koleksi Mobil Suzuki di Garasinya
Baca lagi: Sopir Truk Crane Tabrak JPO Tendean Klaim Pakai HP Fokus Lihat Maps