
Daftar Isi
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Mantan pelatih
Heerenveen
, Gertje Verbeek, seperti kebakaran jenggot mengomentari kedatangan
Mees Hilgers
ke klub berjuluk De Superfriezen.
Verbeek adalah sosok yang punya hubungan kental dengan klub Heerenveen. Sepuluh tahun karier Verbeek sebagai pemain dihabiskan bersama Heerenveen, sejak 1984 hingga 1994.
Berselang satu dasawarsa kemudian, sosok yang dulu bermain di lini belakang Heerenveen datang sebagai pelatih. Verbeek melatih Heerenveen sejak 2004 hingga 2008.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah hampir 20 tahun sejak masa kebersamaannya dengan Heerenveen berakhir, Verbeek kemudian mengomentari kepindahan Hilgers ke klub yang pernah ia tangani.
Omongan Verbeek soal Hilgers ke Heerenveen cukup pedas. Alasan utama Verbeek tidak mendukung kepindahan Hilgers ke Heerenveen adalah faktor masa lalu mantan pemain Timnas Indonesia itu ketika masih berada di FC Twente.
Hilgers dan Twente sempat bermasalah lantaran pihak klub membekukan pemain 25 tahun itu lantaran tidak mau kontraknya diperpanjang. Situasi tersebut membawa asosiasi pemain sepak bola Belanda sampai turun tangan.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
“Hilgers tidak bisa dipercaya. Dengan agennya dan cara dia berkomunikasi dengan FC Twente musim lalu. Jika Anda tidak muncul selama berhari-hari sebagai anggota tim, Anda adalah orang yang tidak dapat diandalkan, kan? Dia seperti Afonso Alves,” ucap Verbeek dilansir dari Voetbal Primeur.
Alfonso Alves adalan nama mantan pemain Heerenven yang pernah ia tangani pada era 2006-2008. Kisah Hilgers bersama Twente dianggap mirip demgan tingkah Ales pada masa silam.
Masalah Hilgers dan Twente sempat menyeruak di liga Belanda. Tarik ulur kedua pihak baru berakhir pada awal musim ini dengan keputusan pemain 25 tahun itu bergabung ke Heerenveen.
(nva/abs)
Baca lagi: Kata-kata Destry Damayanti usai Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia
Baca lagi: Studi Ungkap Ribuan Spesies Langka Dijual Ilegal di Facebook-TikTok



